Terapi Hidup Sederhana Ala Rasulullah SAW
Kesederhanaan adalah wujud dari keimanan seseorang. Sebagaimana Rasulullah SAW selalu contohkan dalam kesehariannya, yakni tidak berlebihan dalam segala hal.
“Salah satu contoh kesederhanaan Rasulullah SAW dalam berumahtangga adalah ketika beliau memilih untuk berpuasa daripada harus berhutang,” ujar Ustadzah Aini Aryani, Lc, LLB, co-founder Rumah Fiqih Indonesia, kepada Gontornews.com.
Sebagaimana ketika Rasulullah SAW bertanya kepada istrinya Aisyah RA, “Apakah ada hidangan yang dapat kita makan hari ini?” Aisyah menjawab, ”Tidak ada.” Nabi SAW pun berkata, “Baik, kalau begitu hari ini aku berpuasa (sunnah).”
Sebagaimana dalam hadits ini kita dapat menjumpai dua sisi keteladanan. Pertama, Nabi SAW sangat memuliakan sang istri. “Nabi SAW tidak sembarang menuduh yang macam-macam kepada istrinya, terlebih ketika uang belanja tak bersisa,” terang Aini, alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor Putri tahun 2003.
Kedua, Nabi SAW lebih memilih untuk berpuasa daripada berhutang guna memenuhi kebutuhan hariannya. Dengan begitu masalah perihal perut terselesaikan dan tidak ada masalah baru yang ditimbulkan setelahnya seperti hutang dan lainnya.
Berikut tips terapi hidup sederhana:
- Niat mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
- Syukuri semua karunia-Nya.
- Pintar memilah antara kebutuhan dan keinginan.
- Tahan godaan untuk bermewah-mewahan dengan mengingat kesusahan kaum fakir miskin.
- Ingat bahwa kesederhanaan menjauhkan diri dari sifat riya dan takabbur.
- Rutinlah bershadaqah agar terbiasa berbagi dengan sesame dan terbiasa untuk mementingkan orang lain daripada diri sendiri. <Edithya Miranti/>






















sangat bermanfaat informasinya