Dhaka, Gontornews – Pemerintah Bangladesh secara resmi memberikan daftar nama pengungsi Rohingya kepada Pemerintah Myanmar. Hadir dalam pertemuan tersebut, Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Asaduzzaman Khan Kamal dan Menteri Dalam Negeri Malaysia, Gen Kyaw Swe di Sekretariat Dhaka, Bangladesh, Jumat (16/2).
“Myanmar secara resmi telah menerima daftar (nama pengungsi Rohingnya di Bangladesh),” kata Asaduzzaman Khan sebagaimana dilansir Dhaka Tribune.
Pemerintah Bangladesh memberikan daftar nama berjumlah 8.032 warga Rohingya atau 1.673 keluarga kepada Myanmar. Pemberian daftar ini merupakan bagian dari program repatriasi warga Rohingya agar bisa kembali ke Tanah Air mereka di negara bagian Rakhine.
Asaduzzaman mendesak agar program repatriasi segera dilakukan. “Lingkungan (yang menyenangkan bagi mereka) perlu diciptakan agar mereka dapat kembali hidup sebagaimana biasanya.”
“Tidak ada tanggal khusus yang ditetapkan oleh pemerintah Myanmar terkait proses pemulangan warga Rohignya. Tetapi mereka menunjukkan ketulusan dan melakukan persiapan dalam rangka memulangkan kembali warganya tersebut,” jelas Asaduzzaman.
Sementara itu, Gen Kyaw Swe menolak berkomentar lebih lanjut terkait penyerahan data tersebut. Pertemuan antara pemerintah Myanmar dan pemerintah Bangladesh tersebut dihadiri oleh 15 anggota delegasi dari masing-masing pihak dan berlangsung dari pukul 03.10 – 18.15 waktu Bangladesh.
Selain penyerahan nama pengungsi Rohingya, kedua belah pihak juga membahas masalah jaminan keamanan selama proses pemulangan berjalan. Pembahasan ini merupakan bagian dari llima poin kesepakatan antara Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan laporan komisi penasihat PBB untuk Rakhine, Kofi Annan. [Mohamad Deny Irawan]


















