Jakarta, Gontornews—Ada banyak cara, bagi Allah SWT memberikan teguran kepada hamba-Nya yang beriman. Termasuk memberikan hidayah bagi orang yang berbesar hati maupun orang yang sombong, agar mereka menyadari akan kebesaran dan keagungan Allah SWT.
Menurut Dr Amin Nurdin, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pengalaman ibadah haji yang pernah dirasakannya beberapa tahun lalu memberikan hikmah besar akan kebesaran Allah SWT yang ditunjukkan kepada dirinya melalui sandalnya yang hilang. Singkat cerita disaat dirinya akan melaksanakan sholat di Masjidil Haram, Makkah.
Ketika itu ia menaruh sandalnya ia yakin bahwa sandalnya tidak akan pernah hilang dan yakin tidak akan tersesat keluar dari masjid. Tapi apa yang terjadi? Seusai sholat dan saat akan mengambil sandalnya, ia tercengang. βSandal yang semula diletakkan pada posisi yang biasa ia letakkan, ternyata hilang,βkatanya kepada Gontornews.com.
Hal senada juga dirasakan oleh Abdur Rozak yang tidak bisa kembali ke penginapan karena tersesat. Padahal ia berulang kali berkunjung ke Tanah-Suci untuk mendampingi jamaahnya. βYang melihat saya tersesat justru jamaah saya. Dia bilang ustadz kenapa. Kok sepertinya kebingungan. Tersesat?. Kalau mau kepenginapan kesana Ustadz, arahnya,βkenangnya kepada Gontornews.com
Dr Rozak mengatakan dari peristiwa tersebut ia menyadari ini akibat kesombongannya yang dilakukan dan terlalu menganggap enteng sesuatu. βDalam hati saya waktu itu beranggapan saya sering ke Mekkah, mengantar jamaah dan lain sebagainya. Dengan begitu pasti saya hafal tentang Mekkah dan mendampingi dan membimbing jamaah pahalanya besar. Karena itu saya ditegur Allah SWT melalui tersesat ini. Bagi saya ini sebuah hikmah yang menyadarkan bahwa manusia tidak pantas menunjukkan sifat sombongnya. Apalagi di kota suci ini,β ungkapnya. (Muhammad Khaerul Muttaqien)




















