Atlanta, Gontornews – Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (Center of Disease Control/CDC) Amerika Serikat menjelaskan bahwa dalam rentang waktu 13 tahun terakhir, sejumlah penyakit yang disebabkan nyamuk meningkat tiga kali lipat dengan lebih dari 640.000 kasus terjadi sejak 2004.
Setidaknya CDC telah merilis daftar sembilan kuman baru yang teridentifikasi berasal dari nyamuk. Meski demikian CDC menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memeriksa sekitar 16 vektor penyakti yang disebabkan oleh nyamuk dan kutu.
“Zika, West Nile, Lyme, Chingkungya yang merupakan daftar penyakit yang berkembang akibat gigitan nyamuk, telah berhadapan dengan masyarakat Amerika Serikat dalam beberap tahun terakhir. kita tidak tau apa yang sebenarnya mengancam warga Amerika selanjutnya,” ungkap Direktur CDC, Dr Robert Redfield sebagaimana dilansir Tech Times.
Redfield juga mendesak otoritas pemerintah di bidang kesehatan untuk mengintensifkan program mereka dalam memerangi penyakit-penyakit yang ditularkan oleh vektor tersebut.
Sementara itu, Diterkut penyakit menular CDC, Dr Lyle Petersen, mengatakan bahwa penyakit yang ditularkan melalui makhluk hidup seperti nyamuk telah meningkat tajam dalam beberap tahun belakang. Menurut Petersen, salah satu penyebabnya adalah perubahan iklim.
“Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk cenderung memburuk seiring dengan memburuknya gelombang panas.”
“Meningkatnya suhu membuat nyamuk menjadi lebih menular sehingga memicu wabah. Sedangkan penyebaran virus melalui kutu, peningkatan suhu memperluas jangkauan kutu untuk beralih ke daerah utara serta meningkatkan musim panjang kutu,” kata Peterson.
Presiden asosiasi penyakit menular Amerika (Infectious Diseases Society of America, Dr Paul Auwaerter, meminta kepadan Kongres untuk meningkatakn alokasi dana dalam upaya pengawasan dan pencegahan penyakit yang ditularkan melalui vektor. [Mohamad Deny Irawan]




















