Khost, Gontornews — Sedikitnya 14 orang tewas akibat ledakan di Masjid Yaqoubi di Kota Khost, Afghanistan timur, yang digunakan sebagai pusat pendaftaran pemilih.
Seperti dirilis Aljazeera, Waheed Majrooh, juru bicara Kementerian Kesehatan Publik Afghanistan, mengatakan lebih dari 30 orang lainnya terluka dalam serangan hari Ahad (6/5) itu.
Bom itu meledak ketika warga sipil memenuhi masjid, baik untuk shalat dan berdoa maupun untuk mendaftar dalam pemilu. Afghanistan dijadwalkan akan mengadakan pemilihan parlemen pada bulan Oktober.
Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab. Sementara Kelompok Taliban melalui juru bicaranya, Zabihullah Mujahid, mengaku tidak terlibat dalam serangan itu. [Rusdiono Mukri]


















