Washington, Gontornews — Sebuah tim pejabat Amerika berada di Korea Utara pada hari Senin (28/5) untuk membahas pertemuan bersejarah antara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump.
Kehadiran mereka meningkatkan harapan bahwa pertemuan yang dibatalkan pekan lalu itu mungkin akan terjadi.
“Tim Amerika Serikat telah tiba di Korea Utara untuk mengatur pertemuan puncak antara Kim Jong Un dan saya sendiri,” kata Trump pada Ahad (27/5) malam seperti dikutip Aljazeera.
“Saya benar-benar percaya Korea Utara memiliki potensi brilian dan akan menjadi negara dengan ekonomi dan keuangan yang besar suatu hari nanti. Kim Jong Un setuju dengan saya tentang ini. Itu akan terjadi!”
Baik Departemen Luar Negeri AS maupun Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan para pejabat sedang berdiskusi di Desa Panmunjom di Korea, yang melintasi perbatasan di zona demiliterisasi (DMZ).
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo meminta diplomat veteran Amerika, Sung Kim, duta besar AS untuk Filipina, untuk memimpin delegasi AS ke Pyongyang guna menangani negosiasi pra-KTT.
Sung, yang keturunan Korea, telah menjabat sebagai duta besar AS untuk Seoul dan merupakan bagian dari tim AS yang bernegosiasi selama pembicaraan enam pihak dengan Korea Utara.
Pada hari Senin, kantor berita Yonhap Korea Selatan juga melaporkan bahwa seorang pejabat senior Korea Utara telah tiba di Beijing, tampaknya dalam perjalanannya ke Singapura untuk pembicaraan pra-KTT.
Sebuah tim yang terdiri dari pejabat AS, yang dipimpin oleh wakil kepala staf Gedung Putih Joe Hagin, juga dilaporkan melakukan perjalanan ke Singapura untuk membantu merencanakan pertemuan 12 Juni.
Pada hari Kamis Trump membatalkan KTT yang direncanakan di Singapura, namun sehari kemudian dia mengubah pikirannya. [Rusdiono Mukri]






















