Ponorogo, Gontornews — Setelah melalui serangkaian test seleksi masuk, PM Gontor akhirnya menetapkan 2641 calon santri dinyatakan lulus. Mereka berhak masuk menjadi santri Kulliyyatul Mu’allimin al Islamiyyah (KMI) Gontor.
Mereka yang lulus ditempatkan enam kampus Gontor. Yaitu, Gontor 1 (991 anak), Gontor 2 (500 anak), Gontor 3 (450 anak), Gontor 5 (400 anak), dan Gontor 6 (300 anak).
Untuk diketahui, ujian masuk KMI Gontor Tahun 2018 diikuti oleh 3.241 anak. Yang lulus ada 2.641 atau 81,49%. Dengan demikian, yang tidak lulus ada 600 anak atau sekitar 18,51%.
Saat upacara pembukaan, sebelum ujian tulis, Pimpinan Pondok Modern Darussalam KH Hasan Abdullah Sahal mengungkapkan kebanggaannya dengan santri tahun ini. Karena mayoritas santri berdisiplin waktu dengan baik.
“Tahun ini, 99% santri Gontor berdisiplin waktu, datang sesuai ketentuan kedatangan, yaitu pada hari Ahad sebelum bel berbunyi jam 12 malam. Dari 4 ribuan santri hanya 46 santri yang belum datang, dan kemungkinan punya udzur tertentu,”ungkapnya.
Putra KH Ahmad Sahal ini juga mengungkapkan kesyukurannya, karena semua rentetan kegiatan pra-penyambutan santri berjalan lancar. “Semua sektor bersinergi, aktif menyukseskan program pondok ini,”imbuhnya.
Sementara itu, Direktur KMI Ustadz Masyhudi Subari MA berpesan kepada santri lama agar segera menyelesaikan persyaratan dan perlengkapan untuk menghadapi tahun ajaran baru ini dan bagi santri pindahan dari Gontor cabang agar segera beradaptasi, sebab setiap tempat pasti ada perbedaannya.
“Bagi seluruhnya agar langsung menyatu dengan suasana pendidikan Gontor. Masuklah Gontor secara total, jangan sampai ada yang tertinggal, terculik (hatinya) di rumah,” tandasnya.[DJ]





















