Kuala Lumpur, Gontornews – Sesaat sebelum penangkapan oleh Lembaga Anti Rasuah Malaysia, Malaysia Anti Corruption Comission atau MACC akibat tersangkut kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB), mantan PM Malaysia, Najib Razak meminta maaf kepada masyarakat Malaysia. Menurutnya, rakyat Malaysia berhak mendapatkan pemimpin terbaik.
“Saya ingin meminta maaf kepada semua rakyat Malaysia. Anda berhak mendapatkan yang terbaik dari para pemimpin. Saya telah melakukan semua hal yang saya bisa. Namun, saya menyadari bahwa itu tidak cukup dan saya mengakui memiliki banyak kekurangan,” kata Najib melalui video yang diunggah di akun Facebook-nya.
Sebagaimana dilansir laman Free Malaysia Today, MACC memastikan penangkapan Najib Razak di kediamannya pada pukul 14.35 waktu Malaysia. Selanjutnya, Najib akan ditahan di lembaga pemasyarakatan Jalan Duta untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sejak kalah dalam pemilihan perdana menteri pada 9 Mei 2018 lalu, Najib disebut-sebut terkait dengan kasus 1MDB. Sejumlah barang mewah dan perhiasan disita dari kediamannya. Namun, Najib mengelak dan menyebut dugaan tersebut tidak benar meski mengakui penggerebekan di rumahnya adalah benar.
“Benar, rumah kami digrebek selama berhari-hari. Ya, kami memang sedang diselidiki dan ada barang-barang yang disita. Namun, itu tidak menjelaskan semuanya. Ada banyak berita, gambar rumor, palsu dan fitnah (terhadap saya),” jelasnya.
“Tidak ada yang bisa melarikan diri, bahkan mereka yang berkuasa saat ini atau mereka yang menyebarkan fitnah sambil mempermalukan orang lain,” sindir Najib.
Lebih lanjut, Najib mengatakan bahwa permasalahan yang dideranya saat ini tidak lebih merupakan cobaan yang harus dilaluinya.
“Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menanggung semua cobaan duniawi ini. Kita semua tahu bahwa ujian di akhirat lebih sulit dilalui. Saya akan menghadapi cobaan ini dengan kuat,”
“Sesungguhnya Allah yang Mahakuasa adalah juga Maha Mengetahui, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,” pungkas Najib. [Mohamad Deny Irawan]




















