Tasikmalaya, Gontornews — Islam merupakan ajaran yang menyeluruh. Islam menuntun umatnya untuk sukses dunia dan akhirat sekaligus. Demikian kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat memberikan tausiyah dalam acara reuni Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) XXXVIII di Kompleks Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, Ahad (2/10) malam.
Dikutip jabarprov.go.id Aher menyatakan spirit Islam hadir di berbagai ruang kehidupan manusia. Dari akidah, syariah, moral, pendidikan, kesejahteraan, perekonomian, politik, dan banyak hal lainnya. Termasuk ruang kenegaraan. Menurutnya, orang – orang shalih perlu hadir pada berbagai ruang kehidupan tersebut, termasuk kenegaraan. Tatkala orang – orang shalih memiliki kekuasaan, wewenang terbaiklah yang akan dihadirkannya. Sebab, puncak perubahan salah satunya ada pada kekuasaan politik.
Dengan kekuasaan, kata Aher, dampak yang diciptakan ‘orang shalih’ akan berpengaruh pada kehidupan masyarakat banyak. Dengan begitu, negara, sebagai lembaga kekuasaan yang tinggi, dapat dijadikan sarana bagi orang – orang shalih untuk memasifkan kebaikan berdasarkan agama. “Kalau ada bidang – bidang yang dianggap kotor tidak kita bersihkan, akan kotor terus. Karena tidak ada orang bersih yang masuk,”tandasnya.
Aher menambahkan, namun jika kemudian ada orang shalih yang mau membersihkan, kemudian jumlahnya menjadi mayoritas, insya Allah wajah politik kita akan bersih. “Itulah politik. Politik itu bagian dari agama. Agama dan kekuasaan itu perlu hadir berdampingan. Agama tanpa kekuasaan lemah adanya, kekuasaan tanpa agama adalah kesia-siaan dalam kehidupan,” tegas Aher. [Muhammad Khaerul Muttaqien/Rus]




















