Harare, Gontornews — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Zimbabwe mengumumkan Jumat pagi di Harare, incumbent Emmerson Mnangagwa memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) Zimbabwe.
Mnangagwa, dari partai ZANU-PF yang berkuasa, memenangkan 50,8 persen suara. Sedangkan saingan terdekatnya, Nelson Chamisa, dari Aliansi Gerakan untuk Perubahan Demokratis (MDC), mengumpulkan 44,3 persen.
Seperti dirilis Aljazeera, seorang kandidat membutuhkan lebih dari 50 persen suara untuk mengamankan kemenangan mutlak dalam jajak pendapat Senin.
Mnangagwa, mantan wakil presiden yang dikenal sebagai “buaya” karena kelihaian politiknya, telah berkuasa sejak November 2017 menyusul pengunduran diri presiden Robert Mugabe setelah intervensi militer.
Tak lama setelah pengumuman hasil Pilpres, Mnangagwa mengirim twit ke Twitter untuk berterima kasih kepada Zimbabwe dan memuji “awal yang baru”.
Pria 75 tahun itu telah berjanji untuk membawa investor asing dan menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat dibutuhkan rakyatnya.
Paul Mangwana, juru bicara ZANU-PF, mengatakan bahwa partai yang berkuasa “sangat senang dengan hasil Pilpres ini”.
“Kami sangat senang bahwa presiden kami telah menang karena itu berarti bahwa kami sekarang dapat menyampaikan perubahan yang dijanjikan kepada rakyat,” katanya dikutip Aljazeera. [Rusdiono Mukri]






















