New Delhi, Gontornews–Diwartakan Anadolu, Kerala, India, menghadapi banjir terburuk dalam 100 tahun terakhir.
Banjir yang disebabkan oleh hujan lebat di negara bagian Kerala, India selatan itu di antaranya telah menyebabkan 80 bendungan jebol, 324 nyawa hilang dan 223.139 orang mengungsi di sekitar 1500 lebih kamp bantuan.
Dengan jumlah korban tewas yang mencapai 324 orang pada hari Jumat (27/8), karena banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh hujan, helikopter dikerahkan di seluruh negara bagian untuk operasi penyelamatan.
Salah satu Kementerian di India menjelaskan, lebih dari 3.000 orang telah diselamatkan oleh angkatan bersenjata sejak awal operasi.
Selain itu pusat operasi darurat negara bagian Kerala mengatakan, pihaknya menerima sejumlah besar panggilan dari berbagai orang yang terdampar di berbagai wilayah.
Kantor Menteri Utama Kerala juga mengatakan bahwa mereka menerima beberapa permintaan penyelamatan dan 13 dari 14 distrik berada di bawah siaga merah.
Selain itu negara telah mengumumkan penutupan sementara Bandara Internasional Kochi salah satu bandara tersibuk di India, sampai 26 Agustus karena bagian bandara tergenang banjir. [Muhammad Khaerul Muttaqien]























