Borno, Gontornews — Para pejuang Boko Haram telah menewaskan lebih dari selusin orang dalam serangan di sebuah desa di negara bagian Borno, Nigeria timur laut.
Abatcha Umar, seorang yang selamat, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa sedikitnya 19 orang tewas ketika kelompok bersenjata menyerbu Desa Malari , Ahad (19/8) sekitar jam 2 dini hari.
Umar mengatakan dia menghitung 19 mayat, termasuk adiknya, setelah serangan itu.
Namun, seorang relawan di sebuah kamp yang mengurus para korban, mengatakan korban tewas ada 63 orang.
Ratusan orang dari desa-desa di daerah itu telah melarikan diri ke kamp untuk orang-orang terlantar di kota garnisun Monguno di negara bagian Borno, kata relawan itu.
Para pejuang Boko Haram tiba dengan truk di Desa Malari pada Sabtu malam, menembakkan senjata dan granat roket, kata penduduk desa.
Seorang penduduk desa, Aisami Grema, mengatakan bahwa polisi yang ditempatkan di desa itu tidak bereaksi terhadap serangan itu.
“Polisi tidak berusaha untuk meredam serangan para pejuang Boko Haram,” kata Grema kepada kantor berita AFP.
Seorang warga lainnya, Masida Umar, mengatakan, para pejuang menggeledah desa itu selama dua jam sebelum pergi. [Rusdiono Mukri]




















