Burre, Gontornews – Setelah dua dekade ditutup, pintu perbatasan antara Ethiopia-Eritrea di Burre telah dibuka kembali, Selasa (11/09).
Dibukanya pintu perbatasan dilakukan setelah kedua pemimpin Ethiopia-Eritrea bersepakat untuk berdamai.
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed dan Presiden Eritrea Isaias Afwerki telah sepakat membuka perbatasan di Burre. Wilayah yang menjadi saksi pertempuran sengit selama perang 1998-2000 lalu.
Ketegangan kedua negara berakhir setelah Perdana Menteri Abiy menawarkan damai dengan membentuk kembali lanskap politik di Tanduk Afrika dan sekitarnya.
Selain itu, kedua pemimpin juga telah merayakan tahun baru Ethiopia bersama dengan pasukan mereka di Burre, sebelum membuka perbatasan lain antara kota perbatasan Ethiopia Zalambesa dan Serha di sisi Eritrea.
“PM Abiy Ahmed dan Presiden Isaias Afwerki mengunjungi Burre untuk merayakan Tahun Baru dengan anggota Pasukan Pertahanan Ethiopia dan Eritrea mengikuti normalisasi penuh hubungan antara kedua negara. #Ethiopia #Eritrea,” tulis Fitsum Arega, Kepala Staf Abiy di Twitter pribadinya seperti dikutip Aljazeera.
Demikian dengan Menteri Penerangan Eritrea Yemane Meskel yang juga mengatakan di Twitter bahwa saat ini pos perbatasan dibuka digunakan untuk transportasi darat.
“Presiden Isaias Afwerki dan Perdana Menteri Abiy Ahmed hari ini secara resmi membuka perbatasan Debay Sima – Burre antara dua negara untuk konektivitas transportasi jalan,” kata Yemane.
Dibukanya kembali perbatasan diharapkan akan membuka jalan bagi transportasi baik manusia dan barang antartetangga.
Sejak menandatangani perjanjian di ibukota Eritrea, Asmara, pada tanggal 9 Juli untuk memulihkan hubungan, para pemimpin dari negara-negara tetangga telah bergerak dengan cepat untuk mengakhiri dua dekade permusuhan.
Eritrea membuka kembali kedutaannya di Ethiopia pada bulan Juli, dan diikuti dengan Ethiopia yang membuka kedutaannya pekan lalu.
Selain itu, penerbangan komersial juga telah dilanjutkan kembali dan saluran teleponpun telah dipulihkan. Sementara Asmara sendiri telah setuju untuk membuka pelabuhannya ke tetangga yang pekan lalu telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan jalan di antara dua negara tersebut.
Pembukaan perbatasan Burre akan memberikan Ethiopia akses ke pelabuhan Laut Merah Assab.
Sementara warga di bagian perbatasan mengatakan bahwa tentara Eritrea dan Ethiopia sudah mulai membersihkan ranjau darat pada hari Senin, menjelang pembukaan perbatasan. [Devi Lusianawati]






















