Kuala Lumpur, Gontornews — Pihak Kepolisian Malaysia tengah menyelidiki aliran dana sebesar 972 juta dolar AS atau sekitar 14,358 triliun rupiah (1 dolar AS = Rp 14.772) yang bersumber dari rekening mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.
Polisi Malaysia, disebut Reuters, telah memeriksa setidaknya 50 orang yang diduga menerima aliran dana tersebut.
Wakil Kepala Polisi Malaysia, Noor Rashid Ibrahim, menuturkan bahwa pihaknya tengah merekam pernyataan orang-orang yang diduga menerima dana yang berasal dari akun pribadi Najib. Beberapa orang yang ditanya memiliki afiliasi politik dan berkewarganegaraan asing.
“Kami sedang memproses pernyataan mereka,” kata Noor Rashid saat melakukan jumpa pers di Kuala Lumpur, Kamis (13/9).
Polisi menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah mengamati sekaligus mencurigai 132 transaksi pada rekening pribadi Najib. Salah seorang yang diperiksa polisi adalah putri Najib Razak, Najwa Najib.
Sejak saat itu, pihak kepolisian melarang Najib Razak, istrinya, Rosmah Mansor dan Najwa Najib untuk meniggalkan Malaysia guna urusan penyelidikan lebih lanjut.
Sebagaimana diketahui, skandal 1MDB merebak sejak beberapa media melaporkan adanya dana sekitar 681 juta dolar AS atau sekitar 10 triliun rupiah yang masuk ke rekening pribadi Najib. Najib pun membantah tuduhan tersebut dan menyebut dana yang masuk merupakan sumbangan dari salah seorang raja Arab Saudi.
Tetapi Noor Rashid membantah jumlah tersebut dan menyebut setoran uang ‘tidak jelas’ yang masuk ke rekening Najib berada di angka 972 juta dolar AS.
Noor Rashid pun menyebut ada sejumlah transaksi yang terjadi di luar negeri sehingga ia merasa memerlukan bantuan lembaga asing untuk melacak aliran dana Β skandal yang menggegerkan Malaysia tersebut.
Selain Najib, pengacara Najib, MuhammadΒ Saffee Abdullah telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan Malaysia karena dianggap telah melakukan tindak pidana pencucian uang, Kamis (13/9). [Mohamad Deny Irawan]






















