Kabul, Gontornews — Seorang pria bersenjata berseragam tentara Afghanistan telah menembaki sekelompok tentara AS, menewaskan sedikitnya dua warga Amerika termasuk seorang warga sipil di ibukota Afghanistan, Kabul.
Penembakan itu terjadi Rabu (19/10) pukul 11 waktu setempat, ketika pasukan internasional mengunjungi sebuah pangkalan militer di Kabul. Demikian menurut Dawlat Waziri, jurubicara Kementerian Pertahanan Afghanistan.
NATO mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Rabu bahwa “salah satu anggota layanan AS dan satu warga sipil AS tewas akibat luka-luka di Kabul”.
Penembak itu sendiri akhirnya tewas setelah baku tembak di sebuah pusat pelatihan pasukan khusus Afghanistan di Rishkhor, Kabul.
Pasukan Amerika sedang melakukan misi mereka untuk melatih, memberikan nasihat dan membantu pasukan Afghanistan ketika mereka diserang. NATO mengatakan, penyelidikan insiden itu sedang dilakukan.
“Kapan saja kami kehilangan anggota dari tim kami, itu sangat menyakitkan,” kata Jenderal John Nicholson, komandan tertinggi AS dan NATO di Afghanistan.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, orang-orang yang dicintai, dan unit kesatuan mereka yang terlibat dalam insiden ini. Kami akan terus mengejar misi kami untuk membantu mitra kami menciptakan Afghanistan yang lebih baik.” [Rusdiono Mukri]























