15
Tonton Selengkapnya
33 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 7 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Situng KPU : Indonesia Darurat Demokrasi

Oleh Hersubeno Arief

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
1 May 2019
in Kolom
0
Situng KPU : Indonesia Darurat Demokrasi

“It’s not the people who vote that count, it’s the people who count the votes.”
–Joseph Stalin—

Frasa yang sering dinisbahkan sebagai ucapan pemimpin komunis Uni Soviet Joseph Stalin (1878-1953) itu tampaknya saat ini tengah terjadi di Indonesia.

Seorang penguasa yang ingin terpilih kembali, tidak perlu memenangkan hati rakyat. Itu tidak penting. Yang penting bagaimana menguasai mereka yang akan menghitung suara pemilih. Tinggal ambil di ujung proses. Semua sudah beres.

Di tengah karut marutnya proses dan penghitungan suara hasil pilpres, rakyat Indonesia mulai tersadar. Mereka menghadapi sebuah realitas sangat pahit: Siapa yang mereka pilih tidak ada gunanya. Sebab siapa yang akan menjadi presiden sudah ditentukan jauh hari sebelumnya.

BACA JUGA

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Wajar bila kemudian muncul kecurigaan yang sangat besar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi rangkaian akhir dari skenario besar menetapkan kembali Jokowi sebagai presiden. Apapun hasil pilpres, tidak penting.

Sebuah monitoring dan verifikasi manual terhadap sistem informasi penghitungan suara (Situng) KPU yang dilakukan oleh relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPD) Prabowo-Sandi memberi gambaran nyata apa yang tengah terjadi.

Sejak tanggal 27-29 April mereka memelototi hasil tabulasi suara di Situng KPU. Hasilnya sungguh mengejutkan. Dari 172.174 TPS yang mereka teliti, ditemukan sebanyak 9.440 kesalahan, atau sekitar 6 persen.

Sejak data dihimpun dan dimasukkan ke Situng pada tanggal 19 April rata-rata setiap hari ditemukan lebih dari 1.000 kesalahan entry data. Kesalahan itu meliputi selisih suara, jumlah pemilih melebihi DPT, dan jumlah suara sah tidak cocok dengan total suara. Kesalahan tersebut konsisten dan tidak ada perbaikan dalam tiga hari terakhir.

Kesalahan terbesar berasal dari provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Jabar ditemukan kesalahan di sebanyak 764 TPS, Jateng 706 TPS, dan Jatim 385 ( 4 %).

Hasil lebih mengejutkan terjadi pada tanggal 30 April. Hanya dalam satu hari tim IT menemukan 12.550 kesalahan entry data. Data tersebut diperoleh dari audit atas 190.568 TPS.

Total kesalahan meningkat menjadi 7 persen. Kesalahannya meluas bukan hanya terjadi pada data TPS yang berasal dari Jawa, namun juga dari luar Jawa.

Kesalahan tertinggi tetap didominasi Jawa Barat sebanyak 788 TPS, diikuti Sumatera Utara 740 TPS, Jawa Tengah 736 TPS, Jawa Timur 409 TPS, DKI Jakarta 361 TPS Sulawesi Selatan 252 TPS, dan Yogyakarta 154 TPS.

Puluhan ribu kesalahan yang terjadi ini tentu saja menimbulkan tandatanya. KPU tidak cukup hanya menjawab bahwa kesalahan sudah diperbaiki. Atau seperti yang dikatakan Ketua KPU Arief Budiman, Situng KPU bukan satu-satunya alat untuk menentukan hasil Pemilu.

Sebagai sistem berbasis IT, Situng harusnya secara otomatis bisa menangkal berbagai kesalahan sekecil apapun ( auto rejection ). Sebagai contoh, jumlah TPS dibatasi maksimal 3.00 pemilih, maka ketika ada input total suara lebih dari 3.00, secara otomatis tertolak. Ironisnya kesalahan jumlah pemilih ini yang terbanyak.

Hal semacam itu sangat elementer. Salah satu tujuan aplikasi Situng sebagaimana dikatakan komisioner KPU adalah untuk meminimalisir kesalahan penyelenggara.

Tidak berlebihan bila publik menjadi curiga terhadap KPU. Mereka adalah bagian dari kecurangan itu. Apalagi publik juga bisa secara langsung menyaksikan tampilan data perolehan suara di Situng KPU. Hasilnya sama persis, atau setidaknya mirip-mirip dengan hasil quick count. Angkanya naik turun berkisar 54-46, atau 57-43 persen.

Perolehan suara itu konsisten selama 12 hari terakhir. Setelah dicermati data dari provinsi yang memenangkan Paslon 01 masuk sangat cepat. Sementara data dari provinsi yang menjadi basis Paslon 02 sangat lambat.

Mereka mencoba menerapkan metode psikologi mind games. Memanipulasi dan mengintimidasi pikiran publik, bahwa Jokowi sudah menang.

Hanya ada dua alasan yang bisa menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi. Pertama, sistem IT KPU sangat lemah dan operatornya sangat bodoh. Kedua sistem sistem tersebut di desain untuk memungkinkan terjadinya kecurangan. Hanya itu penjelasan yang masuk akal.

Diluar itu kemungkinan ketiga. Perpaduan keduanya. Mereka melakukan kecurangan dengan cara yang sangat bodoh. Dugaan ketiga ini datang dari mantan Menteri Otonomi Daerah Prof Ryaas Rasyid. “Jika memang tim 01 ingin ‘main’, maka seharusnya membuat rencana yang matang, dengan antisipasi segala kemungkinan risiko yang akan dihadapi,” ujarnya.

Tidak punya basis legitimasi

Temuan puluhan ribu kesalahan itu kian menggerogoti kepercayaan publik kepada KPU. Apalagi sebelumnya Bawaslu juga menemukan banyak cacat dalam pelaksanaan pilpres.

Mulai dari adanya ribuan petugas KPPS yang tidak netral, 6,7 juta surat undangan untuk pemilih tidak sampai, ratusan ribu surat suara yang sudah tercoblos di Malaysia dan beberapa daerah lain, serta ribuan laporan kecurangan dari tim BPN.

Inilah sebuah pilpres terburuk dan tercurang sepanjang Era Reformasi. Sebuah hasil pilpres yang mengandung cacat bawaan. Kecurangan sudah terjadi mulai dari perencanaan, sebelum pelaksanaan, pada saat pelaksanaan, sampai pasca pelaksanaan.

Dalam sebuah negara demokrasi, pemilu — baik pilpres maupun pemilihan anggota parlemen— merupakan elemen terpenting. Pemilu adalah sumber legitimasi sebuah pemerintahan. Mereka mendapat mandat untuk menjelankan pemerintahan.

Seorang kepala negara/kepala pemerintahan yang terpilih melalui proses yang sangat curang, merupakan tanda-tanda yang sangat nyata, hancurnya sebuah sebuah demokrasi di suatu negara. Ibarat ikan, busuknya mulai dari kepala.

Seorang presiden adalah “kepala” sebuah bangsa. Jika seorang presiden dipilih secara busuk, maka membusuknya sebuah bangsa tinggal menunggu waktu. Demokrasi Indonesia memasuki masa darurat!

Ini bukan soal Jokowi atau Prabowo. Ini bukan masalah kalah menang. Ini menyangkut masa depan demokrasi di Indonesia. Masa depan bangsa dan negara. Masa depan anak cucu dan keturunan kita.end

Tags: Salah InputSitung KPU
Share24Tweet15Send
Previous Post

HRS pada Ijtima Ulama III: Curang itu Dzalim dan Jahat!

Next Post

Spesialis Dakwah Daerah Pedalaman

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

0
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

0
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

0
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

6 June 2026
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

5 June 2026
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

5 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result