Osaka, Gontornews — Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menegaskan kembali pada 29 Juni bahwa tidak ada penundaan dalam pengiriman sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.
Pengiriman S-400 ke Turki berjalan sesuai rencana, dan belum ada kemunduran dalam kesepakatan dengan Moskow, kata Erdogan.
Dia membuat pernyataan beberapa menit sebelum bertemu dengan mitranya Vladimir Putin di sela-sela KTT G20 di Jepang. Pembicaraan berlangsung 55 menit.
Produksi bersama rudal dan transfer teknologinya merupakan prioritas bagi Turki, kata Erdogan.
Menyusul upaya berlarut-larut untuk membeli sistem pertahanan udara dari AS tanpa hasil, Ankara memutuskan pada 2017 untuk membeli S-400 Rusia.
Para pejabat Amerika mendesak Turki untuk membeli rudal Patriot AS dengan alasan sistem Rusia tidak akan sesuai dengan sistem NATO.
Turki, bagaimanapun, menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi aliansi. [RM]






















