Vladivostok, Gontornews — Presiden Rusia Vladimir Putin pada 5 September mengatakan, Turki dapat bergabung dengan negara-negara G7 bersama Cina dan India, mengingat perannya dalam urusan internasional.
Ketika ditanya tentang pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang kemungkinan kembalinya Rusia ke kelompok ekonomi top dunia –yang terdiri dari AS, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang– Putin mengatakan Cina dan India juga cocok menjadi anggota.
Rusia diskors dari G8 pada tahun 2014 karena aneksasi Krimea serta dukungan politik dan militernya untuk separatis di Ukraina timur. Tanpa Rusia, kelompok ini sekarang disebut G7.
“Turki juga cocok (menjadi anggota) mengingat perannya dalam urusan internasional dan di kawasan,” kata Putin pada pertemuan pleno Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Rusia, seperti dikutip hurriyetdailynews.com.
Putin mengatakan, semua peserta pertemuan sepakat bahwa diskusi beberapa topik, seperti konflik di Timur Tengah, “lebih menarik” dalam format yang lebih luas daripada G8.
“Ini menunjukkan bahwa tanpa negara-negara seperti India dan Cina, masalah pembangunan tidak dapat diselesaikan,” kata Putin.
Forum Ekonomi Timur adalah forum internasional tahunan yang diadakan untuk mendorong investasi asing di Timur Jauh Rusia. Sebagai pimpinan forum, Rusia memanfaatkan kesempatan itu untuk membahas masalah internasional dan regional. [RM]























