Baku, Gontornews — Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menyebut Kedutaan Besar Malaysia untuk Pakistan di Yordania segera dibuka. Pernyataan ini disampaikan Mahathir satu hari setelah pertemuan KTT Non Blok (Not-Alligned Movement) ke-18 di Baku, Azerbaijan, dilaksanakan.
“(Pembukaan Kedutaan Besar Malaysia untuk Palestina di Yordania) ini akan dilakukan sesegera. (Kami) mungkin mencari kantor,” ungkap Mahathir sebelum melakukan kunjungan diplomatik ke Turkmenistan.
Mahathir menyebut bahwa dukungan Malaysia untuk kemerdekaan Palestina bukan saja karena Palestina dan Malaysia merupakan sesama Muslim tetapi karena ketidakadilan yang warga Palestina alami.
“Palestina telah ditindas. Kami menemukan bahwa kekuatan utama (di dunia) mendukung tindakan ini meskipun melawan hukum internasional. Lebih menyedihkan lagi bahwa tindakan Israel salah, mereka (kekutan utama) masih saja mendukungnya,” tegas Mahathir.
“Kami tahu bahwa Israel tidak akan mengizinkan Malaysia untuk membuka kedutaan di wilayah pendudukan. Karena itu, kami akan membuka kedutaan (Malaysia) di Yordania,” tambah Mahathir di hadapan pemimpin dan perwakilan 120 negara anggota KTT non-blok.
Sebagaimana diketahui, ada sekitar 30 kantor diplomatik dan organisasi internasional di Ramallah dan Gaza, Palestina. Palestina sendiri memiliki kantor kedutaan di Malaysia. Sedangkan Kedutaan Besar Malaysia untuk Mesir didedikasikan untuk Palestina. [Mohamad Deny Irawan]





















