pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Sunday, 9 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Menjawab Fitnah Radikalisme dengan Strategi Cakrabyuha

Oleh Anwar Hudijono, Wartawan Senior.

Al Hafidh by Al Hafidh
27 November 2019
in Kolom
0
Menjawab Fitnah Radikalisme dengan Strategi Cakrabyuha

Anwar Hudijono, (pwmu.co)

Isu radikalisme saat ini ibarat arus sungai yang bertemu air terjun sehingga arusnya lebih bergemuruh.

Air terjun ini simbol reaksi umat Islam karena arus kuat isu radikalisme itu dialamatkan atau dituduhkan ke Islam. Umat Islam merasa difitnah dan diperlakukan tidak adil.

Adapun arus sungai itu simbol dari produsen fitnah tersebut. Siapa dia? Dalang wayang orang dan ketoprak tidak berada di panggung. Tokoh sentral, dalam film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw, sang dalang memberada tapi tidak tampak. Dalang utama fitnah radikalisme juga memberada tapi tidak tampak.

Banyak argumentasi obJektif-ilimah yang dikedepankan tokoh-tokoh Islam. Orang menghina adzan dan Nabi Muhammad SAW dianggap tidak radikal. Orang menghina ayat Qurโ€™an surah Almaidah ayat 51 tidak dianggap radikal. Sementara orang pakai cadar dan celana jengki alias cingkrang dicap radikal.

BACA JUGA

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

Metode Pendidikan dan Pembinaan Santri Melalui Lisaanul Haal

Dari Santri Menjadi Guru: Transisi Identitas di Era Digital

Tiga Pilar Penting dalam Pengelolaan Pesantren: Mesin, Karoseri, dan Asesoris

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Jika celana cingkrang dipakai ke sawah atau pasar bukan identitas radikal. Tapi jika dipakai ke masjid dianggap identitas radikal. Muaranya kepada fitnah sekian masjid terpapar radikal. Akhirnya bisa-bisa takmir masjid melarang orang bercelana cingkrang.

Masyarakat menolak pendirian tempat ibadah karena melanggar SKB Tiga Menteri bisa dituduh radikal, tidak toleran. Sementara kelompok yang membakar masjid tidak diapa-apakan blas.

Kelompok Muslim melakukan sweeping kegiatan penyakit masyarakat dicap radikal. Sementara mereka yang membantai puluhan orang, membakar kota di Wamena dan kota lain di Papua dan Papua Barat dianggap cuma perusuh.

Kelompok separatis yang mengangkat senjata cuma dilabeli kelompok kriminal bersenjata, sementara penusuk Wiranto dengan pisau naruto langsung dicap radikal. Masih banyak lagi kontradisi yang memantik umat Islam untuk kesal, jengkel, marah.

Selalu ada yang baru

Umat Islam seperti tidak sadar bahwa sedang diperlakukan seperti anak kucing yang diberi bola untuk dibuat mainan. Sedang dipancing untuk masuk pada pusaran hiruk-pikuk bin gaduh agar marah, kesal, jengkel, takut.

Maka produsen isu radikalisme tidak akan berhenti memproduksi isu tersebut. Ibarat pabrik roti yang menawarkan produk selalu ada yang baru. Bahannya tetap tepung, gula coklat, keju, kismis tapi selalu dibuat bentuk baru, kemasan baru, nama baru.

Begitu juga isu radikalisme. Defisini radikalisme tidak pernah dirumuskan tuntas. Kriterianya dibuat sebegitu umum dan luas sehingga bisa diisi apa saja tergantung suka-suka yang membuat. Kalau dalam undang-undang disebut pasal karet.

Isu radikalisme terkadang seperti celurit, terkadang seperti pestol. Bukan mustahil suatu saat akan menjadi semacam senjata brahmastya atau rudal nuklir yang punya daya penghancuran dahsyat.

Strategi Cakrabyuha

Produsen isu radikalisme ini sedang menggunakan strategi perang Cakrabyuha. Artinya senjata cakra yang berputar. Strategi ini dipergunakan Kurawa dalam perang Baratayudha. Abimanyu masuk ke dalam lingkaran tentara musuh yang sangat kuat, keras dan kejam. Meskipun memiliki kesaktian dahsyat, akhirnya Abimanyu kehabisan stamina. Abimanyu gugur dengan luka arang keranjang (sekujur tubuhnya terluka).

Salah satu tujuan strategi Cakrabyuha itu agar umat Islam tidak sempat mempelajari AlQurโ€™an. Sebab, umat Islam akan tidak akan bisa dikalahkan, apalagi dihancurkan jika berpegang teguh kepada AlQurโ€™an. Umat Islam tidak akan tersesat selama berpedoman pada AlQurโ€™an. Bahkan membaca saja, meski tidak tahu maknanya, sudah mendapat rahmat, berkah dan obat dari Qurโ€™an.

โ€œDan orang-orang kafir berkata, janganlah kamu mendengarkan AlQurโ€™an ini, dan buatlah kegaduhan terhadapnya agar kamu dapat mengalahkan mereka.โ€(Fussilat 26).

Dari ayat ini bisa diambil pesan, jika umat Islam masuk dalam pusaran kegaduhan terus menerus, sibuk menangkal tanpa henti, akhirnya tidak sempat menyampaikan pesan rahmatan lil alamin dari Qurโ€™an. Tidak sempat mempelajari isi Qurโ€™an. Tidak berpikir lagi untuk mencari referensi dan petunjuk dari Qurโ€™an. Padahal umat Islam tanpa Qurโ€™an itu seperti tubuh tanpa tulang.

Untuk itu, dalam menghadapi arus fitnah radikalisme umat Islam harus berpedoman pada Qurโ€™an. Karena fitnah semacam itu terjadi sejak Islam lahir. Dan sepanjang sejarah Islam, namanya fitnah tidak akan hilang.

Pertama, beri penjelasan secara jernih, rasional kepada mereka yaitu produsen fitnah maupun jajaran begundalnya seperti pasukan humazah atau buzzer, al jassasah atau agen-agen, baladupak (orang yang ikut-ikutan) bahwa tuduhan itu hanya fitnah. Beri mereka nasehat. Beri mereka peringatan.

Kedua, tidak perlu berdebat atau berpolemik dengan mereka karena justru umat Islam akan menari di bahwa tabuhan musik mereka. Istilahnya percuma bicara rasional dengan pihak yang tidak rasional dan tidak mau rasionalitas. Apa mungkin bisa meminta orong-orong untuk berhenti mengerik di comberan? Apa mungkin menyuruh burung gagak berhenti berkoar di angkasa?

Jika sampai berpolemik dengan mereka, apalagi perang terbuka di ruang publik, sama saja seperti Abimanyu yang masuk strategi Cakrabyuha. Berdasar kalkulasi rasional, umat Islam sulit menang. Mereka memiliki modal yang tak terhitung besarnya. Mereka memiliki jaringan media yang luas. Didukung pasukan humazah, pasukan jassasah, sampai buladupak dan bisa mempengaruhi bahkan mendikte mereka yang punya power.

Ummul Mukminin Aisyah

Jika mereka tidak mengindahkan nasihat. Tetap menghembus-hembuskan fitnah radikalisme. Nyinyir. Pasrahkan kepada Allah. Hal itu sesuai petunjuk Allah bahwa tugas Nabi Muhammad hanya memberi peringatan, selebihnya urusan Allah. Menjadi urusan Allah mau memberi hidayah sehingga mereka sadar akan kesalahannya, atau menghukumnya.

Bisa mengikuti cara Ummul Mukminin Aisyah ra ketika menghadapi fitnah telah berzina. Fitnah begitu viral. Massif. Bukan hanya hendak menghancurkan karakter Aisyah dan keluarganya, tapi nyaris merobek-robek karakter Islam.

โ€œMisalnya saya bilang ya, padahal saya tidak melakukan zina. Tapi kalau saya bilang tidak, toh tidak akan dipercaya karena fitnah sudah begitu luas dan kuat. Saya pasrahkan kepada Allah yang Maha Tahu dan Maha Benar,โ€ kata Aisyah. Peristiwa fitnah Aisyah itu diabadikan di AlQurโ€™an Surah Annur 1-18.

โ€œMaka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (AlQurโ€™an). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui. (Alqalam 44).

โ€œDan mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya, maka Allah pun membalas dengan tipu daya. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.โ€(Ali Imran 54).

Umat Islam harus yakin, fitnah semacam itu tidak akan mematikan Islam. Bahkan semakin memperkuat. Kurang besar apa fitnah yang diproduksi kaum Yahudi dan musyrikin Madinah? Nyatanya malah Madinah jadi poros perkembangan Islam ke seluruh dunia.

Islam di Indonesia juga pernah diterpa fitnah yang sangat besar. Bahkan agen-agen, distributor, sales dan buladupak fitnah itu orang Islam sendiri. Mulai fitnah komando jihad, larangan pakai jilbab di sekolah, tuduhan ekstrem kanan, keterpengaruhan atau istilah sekarang terpapar ekstremisme dan sebagainya.

Apa Islam menjadi habis di Indonesia? Tidak. Islam itu ibarat berlian. Semakin digosok-gosok semakin cemerlang. Ketika cemerlang, semakin banyak yang tertarik memiliki.

Nyatanya justru secara kualitatif meningkat. Di mana-mana ada gerakan hafal AlQurโ€™an. Para wanita mengenakan hijab untuk meng-counter feminisme sekuler. Kesadaran infak dan sodaqah kian besar, dan sebagainya.

Untuk itu, setiap insan Muslim bisa berjuang menanggulangi fitnah radikalisme ini dengan doa. Perlu dipertimbangkan juga baca qunut nazilah. Sangat bagus juga dimasyarakatkan baca Shalawat Asygil. Allahu aโ€™lam bis-shawab.

Tags: Anwar HudijonoFitnahRadikalismeStrategi Cakrabyuha
Share26Tweet16Send
Previous Post

Dari Seminar IAIN Laa Roiba, Pakar NASA: Al-Qur’an Sumber Inspirasi Sains dan Peradaban

Next Post

Panglima Militer Bangladesh Berkunjung Myanmar. Selesaikah Krisis Rohingya?

Al Hafidh

Al Hafidh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

2 August 2026
FITK INAIS Bogor Siapkan Calon Pendidik yang Tak Tergantikan AI Menuju Indonesia Emas 2045

FITK INAIS Bogor Siapkan Calon Pendidik yang Tak Tergantikan AI Menuju Indonesia Emas 2045

3 August 2026
Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

3 August 2026
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

0
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

0
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

0
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

0
FITK INAIS Bogor Siapkan Calon Pendidik yang Tak Tergantikan AI Menuju Indonesia Emas 2045

FITK INAIS Bogor Siapkan Calon Pendidik yang Tak Tergantikan AI Menuju Indonesia Emas 2045

0
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

6 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

6 August 2026
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
BAZNAS dan PP PERSIS Perkuat Kerjasama Program Strategis

BAZNAS dan PP PERSIS Perkuat Kerjasama Program Strategis

4 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR ๐Ÿ“ฃPerkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 โ€“ Spesial 100 Tahun Gontor.โœ”๏ธ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
โœ”๏ธ Kontribusi Rp1.500.000.
โœ”๏ธ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.๐Ÿ“ https://tinyurl.com/iklan-magon๐Ÿ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.๐Ÿ“Œ Kontribusi seikhlasnya
๐Ÿ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
๐Ÿ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
โœ… Logo Usaha
โœ… Foto Produk
โœ… Deskripsi Singkat
โœ… Website/Sosial Media (jika ada)๐Ÿ“ฒ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg๐Ÿ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor
  • EDISI KHUSUS SPESIAL 100 TAHUN GONTOR TELAH TERBIT! โœจPerjalanan satu abad tidak datang dua kali.๐Ÿ“– Majalah Gontor Edisi Juli & Agustus 2026 hadir sebagai bagian dari koleksi bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengangkat perjalanan, gagasan, dan kontribusi Gontor dalam membangun peradaban, dua edisi ini layak menjadi koleksi bagi setiap keluarga besar Gontor.Jangan menunggu sampai stok habis.
๐Ÿ“š Pesan sekarang:
๐Ÿ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah๐ŸŒ www.gontornews.com#majalahgontor #100tahungontor #gontor #pondokmoderngontor #mediaperekatumat #unidagontor #keluargabesargontor #alumnigontor #walisantrigontor #koleksibersejarah
  • Dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Gontor membuka kesempatan bagi 100 UMKM milik wali santri untuk menjadi bagian dari Edisi Khusus September 2026.๐Ÿ“Œ Yang ditampilkan:
โœ… Logo/Nama Usaha
โœ… Foto Produk
โœ… Deskripsi Singkat
โœ… Website/Media Sosial (jika ada)๐Ÿ’š Kontribusi seikhlasnya
โš ๏ธ Kuota hanya 100 UMKM.Jadilah bagian dari edisi koleksi bersejarah yang akan dibaca dan disimpan oleh keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.๐Ÿ“ฒ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg๐Ÿ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479

ยฉ 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
โ–ฒ
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result