Depok, Gontornews — Jintan putih adalah rempah-rempah yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal. Kebanyakan orang menggunakan jintan putih untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan, diantaranya diare, kolik, kejang usus, dan perut kembung.
Jintan atau jinten memiliki aroma yang harum, rasa pedas, dan menimbulkan sensasi panas. Oleh karena itulah, jintan putih lebih umum digunakan sebagai bumbu masak untuk meningkatkan cita rasa makanan atau minuman. Bisa juga diolah menjadi minyak esensial yang dibalurkan pada tubuh.
Seperti yang dikutip dari honestdocs.id, jintan putih juga bersifat diuretik yang berfungsi mengurangi kembung dan mempercepat menstruasi. Bahkan, rempah yang satu ini juga bersifat afrodisiak yang mampu meningkatkan hasrat seksual (libido).
Dilansir hellosehat.com, jintan putih rasanya sangat khas, terasa pedas dan panas seperti cabai, tapi sedikit pahit, dan aromanya seperti tanah. Rempah ini cukup populer karena sering digunakan pada masakan khas Asia, India, Afrika, dan Meksiko.
Meski bentuknya kecil seperti biji padi, jinten putih memiliki banyak nutrisi. Satu sendok teh biji jintan putih yang masih utuh mengandung, 8 kilokalori, 0,37 g protein, 0,47 g lemak, 0, 92 karbohidrat, dan 1,4 mg zat besi.
Kita bahkan bisa memenuhi 17,5% kebutuhan zat besi setiap hari dengan satu sendok teh jintan putih. Asupan zat besi yang terpenuhi mendukung pertumbuhan anak dan kesehatan wanita hamil.
Selain itu, beberapa antioksidan pada jintan putih seperti terpen, fenol, flavonoid, apegenin, luteolin, dan alkaloid juga dapat mengurangi kerusakan tubuh akibat radikal bebas, mencegah penuaan dini, dan penyakit kanker. <Edithya Miranti>





















