Madrid, Gontornews – Jumlah korban tewas akibat badai beruntun yang menerjang Spanyol, Portugal, dan Prancis bertambah menjadi delapan.
Di Spanyol selatan, mayat peselancar yang hilang pada hari Jumat ditemukan di Provinsi Huelva dan lelaki kedua meninggal ketika sebuah sungai membawa mobilnya pada hari Sabtu. Seorang wanita Korea Selatan meninggal Sabtu di Madrid ketika sepotong puing jatuh dari sebuah bangunan.
Ketiga kematian itu menambah jumlah korban tewas menjadi delapan sejak Badai Elsa menyeberang dari Rabu hingga Jumat. Enam dari kematian itu terjadi di Spanyol dan dua di Portugal.
Ketika badai itu mereda, Badai Fabian meluncur dari Atlantik ke Portugal, Spanyol utara dan Prancis barat pada hari Sabtu mengepakkan angin hingga 170 kilometer (105 mil) per jam dan hujan lebat.
Layanan cuaca Spanyol telah menempatkan seluruh pantai utara dan bagian tengah negara itu dalam bahaya Ahad hingga Senin.
Layanan cuaca Prancis membuat pantai barat siaga pada hari Ahad, meskipun intensitas badai diperkirakan mereda dibandingkan hari sebelumnya. Hujan lebat dan angin kencang diperkirakan terjadi di sebagian besar negara itu.
Badai yang melanda wilayah itu telah membanjiri sungai, meruntuhkan kabel listrik, dan mengganggu perjalanan kereta api dan udara menjelang Natal.
Lebih dari seratus ribu orang di tiga negara dibuat tak berdaya. [RM]






















