Jakarta, Gontornews — Jumlah kematian akibat virus mirip SARS bertambah menjadi sembilan orang pada Selasa (21/01) dengan 440 kasus yang dikonfirmasi. Demikian kata pejabat kesehatan Cina seperti dikutip channelnewsasia.
Adalah Wakil Ketua Komisi Kesehatan Nasional China, Li Bin yang mengatakan jumlah kasus yang dikonfirmasi dari jenis baru coronavirus di China telah mencapai angka 440. Korban jiwa akibat virus korona di China juga bertambah menjadi sembilan pada Rabu.
βSpesialis telah menemukan bahwa kasus virus kebanyakan di Wuhan. Kasus penularan dari manusia ke manusia telah terdeteksi,” kata Li dalam keterangan persnya Rabu (22/1/2020).
Virus, yang berasal dari pusat kota Wuhan di Hubei pada akhir tahun lalu, telah menyebar ke kota-kota China termasuk Beijing dan Shanghai dan Macau. Bukan hanya di China, Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Jepang dan Taiwan juga demikian.
Untuk mencegah kepanikan publik, ketika jutaan orang bersiap untuk melakukan perjalanan untuk perayaan Tahun Baru Imlek yang dimulai pada minggu ini
Pemerintah China telah memberikan informasi harian tentang jumlah kasus.
“Saat ini, selama Tahun Baru Imlek, peningkatan mobilitas masyarakat secara objektif telah meningkatkan risiko penyebaran epidemi dan sulitnya pencegahan dan pengendalian,” jelas Li seperti dikutip kontan (22/01). [Salsabila]





















