Roma, Gontornews — Serangan Covid-19 kian meluas. Selain menelan ratusan korban baru di Cina, coronavirus juga menambah korban tewas di Iran, Korea Selatan, dan Italia.
Aljazeera melaporkan, dunia khawatir dengab kian maraknya kasus coronavirus di luar China daratan, dengan Korea Selatan melaporkan peningkatan infeksi baru. Iran mencatat kematian keenam dari COVID-19.
Meningkatnya kematian dan kasus infeksi membuat Italia membatalkan acara olahraga dan menutup sekolah di beberapa wilayah dalam upaya untuk mencegah wabah Covid-19 bagi warganya.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan prihatin dengan lompatan dalam kasus-kasus tanpa kaitan yang jelas dengan China. Ketakutan internasional tumbuh dengan kematian akibat virus di Italia, Korea Selatan dan Iran.
Italia merupakan negara yang paling parah terkena dampaknya di Eropa. Di negera ini virus Covid-19 telah menewaskan dua orang – seorang pria dan seorang wanita berusia 70-an – dan menginfeksi 77 lainnya di utara.
Sementara tol kematian dan infeksi Covid-19 mesih juga terjadi di daratan Cina. Secara total, Cina telah melaporkan lebih dari 77.000 kasus dan 2.400 kematian.
Menurut data yang tersedia, Covid-19 telah menyebabkan demam ringan pada 80 persen pasien, serangan parah atau kritis pada 20 persen pasien infeksi. Virus ini berakibat fatal pada 2 persen dari kasus yang dilaporkan.
Minggu, 23 Februari 2020, Korea Selatan melaporkan dua kematian lagi dan 123 kasus baru. Dengan demikian, telah ada
556 kasus dan empat korban kematian akibat Covid-19.
Di antara kasus-kasus terbaru, 75 terhubung ke Gereja Shincheonji Yesus di kota selatan Daegu, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, Provinsi Hubei Cina melaporkan ada tambahan 96 kematian akibat virus Covid-19. Akibatnya, korban tewas di Cina telah melewati 2.400 pada hari Minggu. 96 orang diantaran yang meninggal berasal dari provinsi ini. Di wilayah ini juga menambah 630 kasus baru yang dikonfirmasi, sehingga total di Cina sekitar 77.000.
Dua kematian di Italia dan tambahan kasus menjadi 79 membuat Italia menangguhka tiga pertandingan Serie A.
Tiga pertandingan sepak bola Serie A yang dijadwalkan Minggu di wilayah utara Lombardy dan Veneto ditangguhkan setelah kematian dua orang yang terinfeksi COVID-19.
Atas perintah pemerintah Italia, pertandingan yang dibatalkan adalah: Inter Milan vs Sampdoria, Atalanta vs Sassuolo dan Hellas Verona vs Cagliari. Tiga pertandingan lain di Genoa, Turin dan Roma pada hari Minggu akan ditunda.
Perdana Menteri Italia melarang orang memasuki atau meninggalkan hotspot coronavirus baru karena jumlah infeksi yang dikonfirmasi meningkat tajam.
“Di zona-zona yang dianggap sebagai hotspot, baik masuk atau keluar tidak akan diizinkan tanpa izin khusus,” kata Perdana Menteri Giuseppe Conte saat konferensi pers. Dia menambahkan bahwa kegiatan bisnis dan sekolah di daerah tersebut akan ditutup.
Wabah Italia terkonsentrasi di wilayah utara Lombardy. Telah dikonfirmasi 79 kasus, meningkat 28 dari angka sebelumnya 39 di Lombardy, 12 di Veneto dan 3 di Roma. [dj]

![The virus has now killed more than 800 people in mainland China and triggered worry, travel restrictions and bans across the world [Chiang Ying-ying/AP Photo]](https://i0.wp.com/gontornews.com/wp-content/uploads/2020/02/virus-corona3.jpg?resize=750%2C375&ssl=1)



















