Roma, Gontornews — Meningkatnya virus korona di Italia membuat Perdana Menteri Italia, Giuseppe conte, menangguhkan seluruh kegiatan olahraga hingga waktu yang tidak ditentukan. Pernyataan ini disampaikan Conte, Senin (9/3) menyusul tertularnya 7.985 warga dengan 463 korban tewas akibat virus korona.
Yang lebih mengerikan, dalam 24 jam terakhir, pemerintah melaporkan bahwa virus korona di Italia telah menyebabkan 97 kematian dan 733 orang dirawat intensif. Jika dihitung dengan pasien yang sudah pulih, virus COVID-19 telah menjangkiti 9.172 warga di Italia.
“Tidak ada lagi waktu. Jumlahnya memberi tahu kami bagaimana penularan (virus COVID-19) meningkat signifikan, baik dalam perawatan intensif atau kematian. Kebiasaan kita harus berubah. Kita harus mengorbankan sesuatu demi kebaikan Italia. Inilah sebabnya, kami akan mengambil tindakan lebih keras,” kata Conte sebagiaman dilansir laman Football Italia.
“Saya akan menandatangani keputusan baru ini. Tidak ada lagi zona merah, yang ada adalah Italia harus dilindungi,” imbuhnya.
PM Conte pun meminta seluruh warga untuk tidak bepergian jika bukan karena keperluan mendesak. Ia juga melarang seluruh warga untuk menghadiri pertemuan publik beskala besar.
“Kami juga memiliki langkah-langkah yang lebih ketat untuk agenda olahraga. Seria A dan semua turnamen olahraga pada umumnya akan ditangguhkan. Semua penggemar harus menerima itu. Tidak ada alasan untuk melanjutkan kompetisi ini,” jelas Conte.
Sebagaimana diketahui, kompetisi sepakbola Italia, Seria A, merupakan salah satu kompetisi olahraga termasyhur di dunia. Sejumlah raksasa sepakbola di Eropa seperti Inter Milan, AC Milan, Juventus berkompetisi di Italia
Melalui keputusan ini pula, partisipasi klub-klub Italia di kompetisi Eropa dipastikan terancam. Jika pertandingan tidak ditunda, maka pertandingan akan dilakukan di stadion tanpa penonton atau dilakukan di tempat netral. [Mohamad Deny Irawan]






















