Lombok Utara, Gontornews — Puluhan sampai ratusan ribu jiwa merasakan kelaparan dan kesusahan mencari bahan makanan pascagempa Lombok 7,0 SR Ahad (7/8) lalu. Pasar belum ada yang buka. Ekonomi seluruh Lombok Utara, lumpuh.
“Kita melihat sepanjang jalan Mataram sampai Lombok Utara belum ada pasar yang buka. Sementara kebutuhan makanan sudah sangat mendesak. Mulai Kamis (9/8) ini, kami mengaktifkan bersamaan dapur umum di seluruh posko Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Lombok Utara,” ujar Syuhelmaidi Syukur, Senior Vice President ACT. Seperti dilansir dari laman ACT.
Diaktifkannya dapur umum ACT di Lombok Utara menambah kembali deretan dapur umum yang sebelumnya telah didirikan ACT di wilayah Sembalun, Obel-Obel, dan Bayan.
“Sejak gempa pertama kali 29 Juli lalu, ACT sudah menyiagakan dapur umum di lokasi terdampak Lombok Utara dan Lombok Timur. Satu pekan berikutnya, pascagempa kedua 5 Agustus, dapur umum kami tambah lagi. Mayoritas di Lombok Utara dan Lombok Barat, lokasi terdampak paling parah. Totalnya ada delapan posko ACT yang telah diaktivasi dapur umumnya,” kata Syuhelmaidi Syukur.
Pascagempa kedua 7,0 SR Ahad (5/8) lalu, delapan dapur umum ACT untuk respons gempa Lombok Utara tersebar di wilayah Lombok Barat, Lombok Utara hingga Lombok Timur.
“Alhamdulillah, dapur umum ACT untuk mengisi kebutuhan pengungsi sudah bisa dijangkau di wilayah Gunung Sari, Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan, Bayan, Obel-Obel, sampai Sembalun,” jelas Bambang Triyono, Koordinator Aksi Emergency Response ACT di Lombok.
Bersamaan dengan aktivasi dapur umum, sesuai rencana hari Jumat (10/8) ini Humanity Food Truck ACT bakal bergerak menuju lokasi pengungsian dekat dengan kota Mataram. Setelah menempuh perjalanan laut dari Jakarta, Humanity Food Truck ACT tiba di Lombok, Kamis (9/8).
“Kami akan menyisir lokasi pengungsian paling dekat terlebih dahulu dari kota Mataram. Selanjutnya bergerak ke lokasi di lain di Lombok Utara hingga Lombok Timur. Insya Allah Jumat ini dapur berjalan terbesar se-Indonesia ini akan membuat sekitar 500-1000 paket makanan siap saji,” pungkas Diding Fachruddin Koordinator aksi Humanity Food Truck ACT. [Al Hafidh/ACT]


















