Kabul, Gontornews — Pemerintah Afghanistan akan memulai uji coba sebagai persiapan pembukaan kembali sekolah, Sabtu (22/8). Selain sekolah negeri, sekolah swasta juga diperbolehkan kembali untuk beraktivitas selama berbulan-bulan ditutup akibat Covid-19.
Jurubicara Kementerian Pendidikan Afghanistan, Najia Nuzhat mengatakan seluruh sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19. Pedoman mengenai penerapan protokol kesehatan sebagai syarat kelanjutan sekolah umum kabarnya akan dikeluarkan oleh otoritas terkait.
Meski demikian, Anadolu mengabarkan, Pemerintah hanya mengizinkan seluruh murid kelas 11 dan 12 untuk beraktivitas kembali ke sekolah.
Demi mencegah penyebaran Covid-19 di sekolah, pemerintah Afghanistan juga menyiapkan hotline gratis untuk setiap keluhan yang terjadi. Sebagai bagian pengawasan, Kementerian Pendidikan akan membentuk tim pengawas untuk memastikan protokol kesehatan terlaksana di sekolah-sekolah.
Sebagaimana diketahui, Afghanistan melaporkan 59 kasus Covid-19 yang telah dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir. Secara nasional, Afghanistan melaporkan 37.953 kasus dengan 1.285 di antaranya berujung kematian.
Beberapa bulan terakhir, Afghanistan melaporkan peningkatan kasus Covid-19 sebanyak 59 kasus baru, 1.385 kematian dan 27.990 pasien sembuh.
Afghanistan merupakan negara yang berhadapan langsung dengan  Covid-19. Ancaman Covid-19 datang dari perbatasan Afghanistan sebelah barat. Tidak hanya itu, Afghanistan juga menjaga agar penyebaran Covid-19 tidak terulang kembali. [Mohamad Deny Irawan]




















