Mazar-i-Sharif, Gontornews — Setidaknya 14 warga sipil Afghanistan tewas dalam ledakan bom di luar sebuah masjid di Provinsi Balkh utara, Rabu (12/10). Ledakan ini terjadi hanya sehari setelah serangan senjata mematikan di ibukota, Kabul.
Munir Ahmad Farhad, jurubicara gubernur Provinsi Balkh, mengatakan, serangan itu menargetkan kelompok Muslim Syiah saat upacara memperingati hari Asyura, hari libur utama keagamaan kelompok itu.
Dia mengatakan, 36 orang juga terluka dalam ledakan di ibukota provinsi, Mazar-i-Sharif.
“Jumlah korban tewas bisa meningkat karena sejumlah orang berada dalam kondisi kritis,” kata Farhad sembari menambahkan bom diledakkan dengan remote control.
Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan hari Rabu itu.
Sementara itu, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan serupa di komunitas Syiah di Kabul pada hari Selasa (11/10). Serangan itu menewaskan setidaknya 18 orang. Pada serangan ini, seperti dikabarkan Al Jazeera kemarin, Â seorang pria bersenjata memasuki tempat ibadah Karte Shakhi dan menembaki kerumunan jamaah yang tengah berkumpul untuk merayaka Asyura. [Rusdiono Mukri]























