Depok, Gontornews — Agar anak gemar membaca dibutuhkan kebiasaan secara berkesinambungan supaya anak bisa selalu dekat dengan bacaan di sekitarnya. Jika tidak, akan cukup sulit untuk mewujudkan hal tersebut.
Keinginan agar anak gemar membaca perlu diusahakan dengan berbagai cara. Sebagaimana dikutip keluargakita.com, bahwa orangtua perlu membelikan buku bacaan dan menceritakannya kepada anak sejak dini. Keluargakita.com juga berbagi tips agar anak gemar membaca, berikut ulasannya:
Pertama, menjadi ‘book-advocate’ yang mendukung kegiatan membaca di rumah. Anak perlu melihat orangtuanya menikmati kegiatan membaca.
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar
Bogor, Gontornews – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insantama Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kembali sukses menggelar agenda tahunan "Pesantren Wisuda" sebagai...
BAZNAS Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir
Kairo, Gontornews -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan paket daging kurban kepada sekitar 2.500 jiwa pengungsi Palestina yang...
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”
Bogor, Gontornews – Guna membentuk karakter tangguh dan membekali siswa menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT)...
Diskusikan dan bandingkan persamaan dan perbedaan isi cerita juga karakter dari buku yang sedang orangtua baca dengan buku yang anak baca. Ketika anak memahami apa yang mereka baca, maka mereka akan menghargai buku tersebut.
Kedua, jadwalkan rutinitas membaca bersama anak setiap hari. Orangtua penting menentukan waktu membaca bersama anak. Bila perlu buat kesepakatan bersama mereka. Jika sudah, matikan gawai, televisi, dan komputer, sehingga orangtua dan anak dapat menikmati waktu membaca dengan maksimal juga tanpa distraksi.
Ketiga, biarkan anak memilih bacaan sesuai minatnya. Meskipun itu artinya ia memilih cerita dengan tema yang sama dari penulis yang berbeda. Sebab hal terpenting adalah pengalaman positif yang ia dapatkan dengan bacaannya.
Keempat, setiap orang mempunyai cara dan gaya membaca yang berbeda, maka orangtua harus memahaminya. Sebab ada orang yang membaca dan menyelesaikannya dalam satu waktu atau ada juga yang harus menyelesaikannya dalam beberapa hari. Intinya membaca harus dinikmati.
Kelima, sejak bayi biasakan orangtua melakukan strategi read aloud atau membaca dengan suara keras secara rutin. Strategi ini mengasah kemampuan berpikir dan membantu menumbuhkan minat baca anak.
Keenam, berikan kesempatan pada anak ketika anak hendak menceritakan kembali atau mengembangkan cerita yang telah ia baca. Saat itu jadilah pendengar yang baik bagi anak. Orangtua juga penting untuk terus mendukung anak untuk menambahkan detail cerita, katakan “Wah apakah akan menjadi akhir cerita yang baik ya…kalau si gajah menyemprotkan airnya? Bagaimana menurutmu?”. [Edithya Miranti]




















