Ngawi, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri kampus 1 resmi menutup kegiatan belajar mengajar (KBM) akhir tahun, disusul pembagian nilai hasil ujian semester pertama milik santriwati kelas 1-5. Ini bukanlah akhir bagi santri Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor melainkan awal untuk mempertanggung jawabkan ilmu dengan bertemu ujian.
Acara yang dihadiri oleh seluruh santriwati dan guru pengajar ini berlangsung di Masjid Gontor Putri 1, Rabu (3/3). Direktur KMI Gontor Putri Kampus 1 Al-Ustadz Fairuz Subakir Ahmad, M.A memberikan sambutan yang kemudian dilanjutkan dengan pesan dan nasehat dari Pengasuh Gontor Putri Kampus 1 Al-Ustadz Ahmad Suharto, M.Pd.I.
“Tahun ini merupakan tahun Jiddiyyah (perjuangan yang sungguh-sungguh) karena secara umum nilai terus naik dengan persentase kenaikan berkisar 12,8%,” papar Ustadz Fairuz.
Kemudian, Al-Ustadz Ahmad Suharto sangat bersyukur dan bangga kepada para santriwati dan dewan guru yang telah berjuang dan bersabar dalam menuntut ilmu selama ini.
“Kesuksesan ujian merupakan akumulasi keberhasilan semua pihak, ujian merupakan sebuah cermin (alat intropeksi diri), bukan hanya bagi santriwati saja namun cermin bagi para pendidik. Berakhirnya kegiatan belajar-mengajar di Pondok bukanlah sebuah epilog, melainkan awal cerita baru dari sebuah perjuangan. Sebuah gerbang baru untuk menguji apa yang telah dipelajari oleh para santriwati, karena hakikat menuntut ilmu adalah memanfaatkan ilmu yang telah didapat,” pesan Ustadz Suharto.
Begitulah petuah yang selalu digaungkan oleh Al-Ustadz Ahmad Suharto, M.Pdi mengenai ujian. Inilah Gontor, dengan identitasnya sebagai Lembaga Pendidikan yang terus bergerak, dinamis, kreatif, dan terarah. [ama]





















