10
Tonton Selengkapnya
25 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 12 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Alam Semesta (Ternyata) Mengembang Kian Cepat

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
14 August 2017
in Sains
0

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Oleh Dedi Junaedi
Wartawan dan Dosen INAIS Bogor

Alam semesta terus berkembang. Semakin lama kian besar dengan pergerakan yang semakin cepat. ‘’Fenomena ini mengisyaratkan adanya energi gelap (dark energy) di jagat raya,’’ ungkap Prof Brian P Schmidt PhD, astrofisikawan AS yang kini memimpin Australian National University (ANU).
Senin (29/5), Nobelis Fisika 2011 itu didapuk mengisi kuliah umum di Ruang Apung, Gedung Perpustakaan Universitas Indonesia (UI), Depok. Bertema The Accelerating Universe, dia berkisah tentang penelitiannya terkait percepatan alam semesta yang hingga kini dipercaya terus “mengembang” dari waktu ke waktu.
“Ketika melakukan observasi, kita melihat alam semesta semakin membesar. Semua bintang-bintang dan galaksi di jagat raya bergerak menjauhi satu sama lain. Semuanya membuat semesta meluas, seakan tanpa batas. Uniknya, pergerakan tersebut terjadi semakin cepat,” ungkap alumnus postdoktoral Harvard University (1993)
Bersama tim dari berbagai negara, Brian menemukan teori dark energy yang membuat semesta terus berekspansi. Sebuah energi yang diperkirakan mampu menolak energi gravitasi. “Energi gelap kami duga merupakan energi yang mengisi angkasa luar itu sendiri. Kita tidak tahu mengapa energi tersebut ada di sana, tapi energi tersebut memang nyata dan ada,” jelasnya fisikawan kelahiran Missoula, MT, 24 Februari 1967.
Sebenarnya, sudah banyak penelitian dilakukan oleh para ahli dari berbagai untuk mencari tahu apa sebenarnya dark energy itu. Meski begitu, dark energy sebagaimana disebut Brian masih banyak mengandung misteri.
Big Bang dan Big Crunch
Melalui observasi galaksi-galaksi, hampir 100 tahun lalu ilmuwan telah menengarai bahwa alam semesta kita semakin besar dan besar. Jarak antara galaksi terus meningkat, seperti ruang antara kismis dalam kue kismis yang membengkak di oven. Proses ekspansi ini diperkirakan mulai sekitar 14 miliar tahun yang lalu. Pemicunya adalah ledakan primordial yang Big Bang oleh astrofisikawan Inggris Fred Hoyle.
Selama lima miliar tahun terakhir, kira-kira sejak terbentuknya tata surya kita, alam semesta telah berlipat ganda, dan terus berkembang. Pada saat yang sama, semua materi di alam semesta tertarik satu sama lain karena gravitasi. Adanya gravitasi, jarak antara galaksi seharusnya tidak dapat terus meningkat dengan cepat sepanjang masa. Atau ekspansi itu pada akhirnya harus melambat. Secara teoritis, ada hitungan bahwa jika alam semesta mengandung lebih dari enam atom per meter kubik, ekspansi ini harus berhenti. Alam semesta harus mulai menyusut dan akhirnya berakhir dengan Big Crunch, kebalikan dari Big Bang.
Untuk menjawab pertanyaan ini, para ahli mempelajari apakah tingkat ekspansi alam semesta berubah dari waktu ke waktu. Melalui Teori Relativitas Umum Einstein, para fisikawan dapat menemukan model yang menggambarkan alam semesta sebenarnya.
Bersama Saul Perlmutter dan Adam G Riess, Brian P Schmidt secara bersama maupun sendiri-sendiri mempelajari fenomena bintang-bintang yang meledak, yang disebut supernova. Tahun 1998, ternyata mereka menemukan hasil yang mengejutkan. Alam semesta ternyata terus berkembang dengan kecepatan yang terus meningkat. Berkat temuan itu, ketiganya dianugrahi Hadiah Nobel Fisika 2011 oleh Komite Nobel Akademi Sains Kerajaan Swedia.
Tiga ilmuwan itu telah mempelajari ledakan bintang – supernova. Peristiwa ini mengeluarkan sejumlah besar energi: selama beberapa minggu, supernova tunggal bisa melalap jutaan miliaran bintang di sebuah galaksi. Bintang bisa remuk-redam dengan berbagai cara, namun ternyata dalam kasus khusus, ledakan terjadi yang selalu memancarkan jumlah cahaya yang sama. Ledakan ini bisa dikenali dengan mengamati cahaya bintang terkait. Karena jumlah cahaya yang dilepaskan selalu sama, jaraknya bisa ditentukan dari intensitas cahaya bintang yang diamati. Semakin jauh supernova, logikanya akan semakin tampak redup.
Tapi, hasil pengamatan menunjukkan, supernova-supernova itu tampaknya terlalu redup atau lebih lemah dari yang diperkirakan, jika perluasan alam semesta melambat. Brian Schmidt dan kawan-kawan menyimpulkan, alam semesta ternyata telah berkembang lebih cepat dan lebih cepat.
Pertanyaan berikutnya, apa yang menyebabkan tingkat ekspansi semesta meningkat? Jawabannya hipotesisnya adalah ada bentuk energi khusus, yang disebut Dark Energy, yang mendorong alam semesta “ke luar”. Bentuk energi yang sama, sebenarnya, telah diramalkan Albert Einstein tahun 1917. Kala itu, Bapak Fisika Modern itu menyebutnya sebagai Konstanta Kosmologis. Merasa tidak banyak mendapat dukungan, belakangan, Einstein menarik diri bahkan menghapus teori itu dari wacana ilmiah.
Menurut Brian Schmidt, energi gelap mencakup sekitar 73 persen dari seluruh energi di alam semesta. Besarnya energy ini telah dikonfirmasi selama dekade terakhir oleh oleh studi distribusi galaksi di jarak yang jauh dan oleh studi radiasi latar belakang kosmik. Penemuan perluasan percepatan melalui studi supernova telah jauh mengubah citra alam semesta dengan cara yang tidak terduga dan dramatis.
‘’Kita telah menyadari bahwa kita hidup di alam semesta yang sebagian besar terdiri dari komponen yang tidak kita kenal. Memahami energi gelap adalah tantangan bagi ilmuwan di seluruh dunia,’’ ungkap Prof Olga Botner, dari Royal Swedish Academy of Sciences saat pengumuman pemenang Nobel Fisika Oktober 2011. Atas jasa rintisan ilmiah mereka, kata dia, “Profesor Perlmutter, Profesor Schmidt, dan Profesor Riess amat layak dianugerahi Hadiah Nobel Fisika untuk penemuan percepatan perluasan Alam Semesta melalui pengamatan supernova jauh.”
Energi Gelap
Pada 1990, dua tim astronom dari Proyek Kosmologi Supernova dari Lawrence Berkeley National Laboratory) berupaya mengukur tingkat ekspansi alam semesta melalui fenomena Supernova. Mereka menduga ada supernova lebih terang sebagai indikasi ekspansi melambat. Hasilnya, ternyata terbalik. Mereka justru menemukan supernova yang lebh redup dari yang diharapkan. Ini membuktikan bahwa perluasan alam semesta mengalami percepatan! Fenomena ini berlawanan dengan akal sehat yang menduga ekspansi melambat karena pengaruh waktu dan gravitasi.
Selain itu, pengukuran gelombang mikro kosmik menunjukkan bahwa alam semesta memiliki geometri datar dalam skala besar. Karena tidak ada cukup materi di alam semesta – materi biasa atau gelap – untuk menghasilkan kerataan ini, maka perbedaan itu mengaharuskan adanya “energi gelap” (dark energy) yang menstimulai percepatan ekspansi alam semesta. Belakangan muncul teori bahwa alam semesta punya sejarah ekspansi yang berbeda. Pada separuh waktunya, sejak Big Bang terjadi, alam semesta ini berkembang melambat. Tetapi, sejak 7 milyar lalu, ekspansi semesta kemudian terjadi lebih cepat atau mengalami akselerasi karena hadirnya energi gelap..
Beberapa astronom mengidentifikasi energi gelap dengan konstanta Einstein melalui teori Relativitas Umums. Setelah penemuan Edwin Hubble yang membuktikn perluasan alam semesta, kontanta Einstein goyah dan tergeser oleh teori kuantum. Menurut teori ini, energi gelap terbentuk ketika partikel subatomik neutrino dan antineutrino bergabung. Belakangan, fisikawan Chandrasekhar (India) memperbaikinya dengan teori Konstanta Kosmologi.
Hijrah ke Australia
Sejak 2016, Profesor Brian Schmidt AC menerima pinangan Australia untuk menjadi Rektor Australian National University (ANU). Sebelumnya, dia telah tercatat menjadi peneliti dan dosen tamu di Departemen Astrofisika ANU per 1995.
Sebelumnua, salah satu astrofisikawan paling terkemuka di dunia itu mendalami fisika dan astronomi di University of Arizona. Brian Schmidt kemudian menyelesaikan gelar Magister dan PhD di bidang astronomi di Universitas Harvard.
Berbagai penghargaan telah diterima Profesor Schmidt, antara lain Shaw Prize 2006 untuk bidang astronomi, Hadiah Gruber 2007 untuk bidang kosmologi dan Breakthrough Prize 2014 di bidang Fisika. Dia juga tercatat sebagai anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Australia, Akademi Ilmu Pengetahuan Amerika Serikat, Royal Society of London, dan merupakan anggota asing Spanish Royal Academy of Sciences, serta Akademi Ilmu Pengetahuan India.
Dedi Junaedi

Tags: AlamLebih CepatMengembang
Share7Tweet5Send
Previous Post

Jokowi: Sekolah Tak Harus Full Day School

Next Post

Perpres tentang Sekolah Lima Hari Segera Direvisi

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

4 July 2026
Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor  ‎

Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor ‎

8 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

7 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

0
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

0
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

0
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

9 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

9 July 2026
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

9 July 2026
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

9 July 2026
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

8 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result