Tirana, Gontornews — Perdana Menteri Albania, Edi Rama, mendorong terjalinnya hubungan kerjasama antara Yunani dan Turki. Menurutnya, kemitraan strategis Yunani-Turki akan menguntungkan Eropa.
“Hubungan Turki-Yunani berpotensi menguntungkan Eropa. Turki merupakan kunci bagi keamanan Eropa. Sama halnya Yunani yang sangat penting bagi wilayah perbatasan Eropa,” kata Edi Rama sebagaimana dilansir Anadolu.
Sebagaimana diketahui, ketegangan di Mediterania Timur meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Secara sepihak, Siprus-Yunani membuat perjanjian internasional yang memungkinkan mereka untuk mengeskplorasi sumber daya energi di pulau tersebut. di lain sisi, kesepakatan tersebut menggugurkan hak Turki atas pulau tersebut.
Pulau Mediterania Timur merupakan pulau yang kaya kandungan hidrokarbon. Negara-negara di sekitar wilayah tersebut berebut untuk melakukan eksporasi sumber daya energi hidrokarbon.
Edi Rama menyerukan pembicaraan kedua negara menyusul peningkatan ketegangan sejak Turki melanjutkan eksplorasi energi di Mediterania Timur bulan lalu. “Tidak ada yang mudah. Tapi hubungan konstruktif antara Yunani dan Turki dapat menjadi nilai tambah bagi negara-negara di Eropa,” ujar Edi.
Secara khusus, Edi menceritakan kesepakatan antara Makedonia Utara-Yunani terkait perselisihan nama “Makedonia”. Kedua negara bersepakat untuk berdamai dengan mengesampingkan perbedaan serta menyetujui penggantian nama dari Makedonia menjadi Republik Makedonia Utara.
Bagi Rama, negara-negara Balkan seperti Albania, Bosnia-Herzegonvia, Makedonia Utara, Montenegro, Serbia dan Kosovo bergantung pada Uni Eropa.
Sementara itu, Edi juga menyoroti persengketaan yang melibatkan Yunani dan Albania soal perbatasan laut. Ia menyerukan penggunaan mekanisme pengadilan internasional atau bantuan dari pihak ketiga. “Bantuan dari pihak ketiga bisa lebih adil dan objektif,” tutur Rama. [Mohamad Deny Irawan]





















