Jakarta, Gontornews β Senin (21/10) warga Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, dilalap si jago merah. Pasca kebakaran hebat tersebut, ratusan warga terpaksa harus mengungsi karena kehilangan tempat tinggalnya.
Musibah ini lantas menggerakkan alumni Gontor Putra tahun 2004 untuk sigap menggalang dana guna meringankan penderitaan para korban. Alhasil, Jumat sore (1/10) kemaren, dana sebesar Rp. 8.950.000 berhasil digulirkan oleh perwakilan Yayasan Indonesia Azzavirtium.
βDana ini diserahkan langsung ke salah satu keluarga korban yang masih family alumni Gontor Putra 2004 juga, yakni Muhammad Aziz,β terang Muhammad Syauqu Habibie (2/10) kepada Gontornews.com.
Diduga akibat korsleting listrik, terdata ada sebanyak 56 unit rumah terbakar. βHal itu menyebabkan sebanyak 78 kepala keluarga atau 350 jiwa kehilangan rumahnya,β jelas Syauqu, perwakilan marhalah yang ikut datang ke lokasi kejadian.
Hingga kini, warga banyak yang mengungsi ke masjid dan sekolah terdekat. Namun sebagian lagi menolak untuk mengungsi dan tinggal di lokasi rumahnya. Meski, lanjutnya, tanpa listrik dan atap terpal.
Setelah kejadian, dana bantuan dari berbagai pihak pun masih terus bergulir. βAda beberapa lembaga, termasuk dari Wali Kota Jakarta Timur, organisasi masyarakat, dan organisasi politik, yang turut membantu para korban kebakaran,β pungkas alumnus S1 Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir itu. <Edithya Miranti>





















