Jakarta, Gontornews —- Yayasan Muslim Asia (AMCF) atau yang lebih dikenal dengan Yayasan Muslim Asia akan melaunching Kantor Pusat Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana di Bojongsoang, Kabupaten Bandung Jawa Barat. Pendirian Kantor Pusat Kemanusiaan ini antara lain dilatarbelakangi bahwa Indonesia adalah daerah yang sesering mengalami bencana alam.
“Hal ini membangkitkan semangat kepedulian AMCF untuk membantu sesama,” terang Pembina Yayasan Muslim Asia Arief Darmawan kepada Gontornews.com Kamis (29/9).
Menurut Arief Darmawan, peresmian kantor Pusat Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana ini akan dilaksanakan di Hotel Aryaduta Bandung pada pada Senin, (3/10) pada pukul 15.30 WIB. Selain dihadiri Mr Mohammad MT Khoory dari Dubai, sejumlah pejabat pemerintah juga hadiri seperti Menteri Sosial RI Khofifah Indarparawansa, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriyawan, Walikota dan Bupati se-Jawa Barat, pejabat BNPB dan BNPD, Ormas Islam dan organisasi kemasyarakat serta dinas terkait.
Pria yang juga alumnus Gontor ini mengatakan, peresmian kantor pusat kemanusiaan akan dimulai dengan rangkaian acara seperti operasi katarak di daerah Sumedang bekerjasama dengan RS Cicendu Bandung dengan pasien 100 orang. Selain itu juga diadakan gala dinner dan launching program pusat kemanusiaan AMCF.
Untuk diketahui, Yayasan Muslim Asia (AMCF) adalah lembaga non partisan yang berdiri sejak tahun 1992 dan terdaftar di kemenkumham tahun 2002. Yayasan ini bergerak dalam program pembangunan masjid, panti asuan dan klinik, pendirian lembaga bahasa Arab dan studi Islam, serta mengirimkan dai ke pesolok daerah di seluruh Indonesia.
Menurut Areif, Humaniti Center ini adalah program terbaru AMCF dari 1.400-an proyek pembagunan rumah ibadah, sosial dan pendidkan di seluruh Indonesia sejak tahun 1992. Pusat kemanusain ini dibangun untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat ketika tejadi bencana alam.
“Tim AMCF akan terjun di lapangan untuk menolong warga yang kerkena musibah dan membantu tim kemanusiaan lain yang ada di lokasi bencana sehingga memudahkan koordinasi dan komunikasi,” terangnya.
Dalam penanggulangan bencana, AMCF telah menjalin kerjasama dengan Community Emergency Management Institute Japan (CEMIJ) ketika terjadi bencana tim akan membangun informasi aksi tanggap darurat untuk menanggulangi dampak bencana. [ahmad Muhajir]




















