Jakarta, Gontornews–Anak Gunung Krakatau mengeluarkan letusan sebanyak 43 kali sejak tengah malam hingga Sabtu (29/12) pagi. Asap berwarna abu-abu juga terlihat oleh petugas pos pantau.
Sebelumnya pada Jumat (28/12) malam, Anak Krakatau sudah memuntahkan material melalui erupsi sebanyak 56 kali. Kepala Pos Pantau Anak Gunung Krakatau, Windi Cahaya Untung mengatakan, masing-masing erupsi yang terlihat berdurasi 80 hingga 160 detik
“Jumlah letusan 43 kali dengam amplitudo 10-25mm dan durasi 80-160 detik,” kata Windi kepada sejumlah wartawan, Sabtu (29/12) pagi.
Windi menyampaikan, tubuh gunung dapat terlihat jelas dari pos. Erupsi gunung pun terpantau. Dari pantauan petugas, kisaran asap Anak Gunung Krakatau berada di angka 300-500 meter. “Asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 300-500 meter di atas puncak kawah,” jelasnya.
Meski demikian, hingga saat ini petugas tidak mendengar suara dentuman dari arah gunung. Dengan status gunung yang masih level 3 (siaga), masyarakat dilarang untuk berada dalam radius 5 kilometer dari lokasi gunung. “Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga kencang ke arah timur laut dan timur. Suhu udara 26-28 derajat Celcius dan kelembaban udara 84-92 persen,” kata Windi. [fathurroji]





















