“Jadi kira-kira ada sekitar 200-an orang luka-luka per jam 9 ini dan ada sekitar enam orang yang sudah tercatat meninggal,” ujar Anies di RS Tarakan.
Ia merinci, satu orang meninggal di RS Tarakan, dua orang di RS Pelni, satu orang di RS Budi Kemuliaan, satu orang di RS Mintohardjo, dan satu orang di RS Cipto Mangunkusumo. Sementara jumlah korban yang dirawat di RS Tarakan sekitar 80 orang.
Berdasarkan pantauanย Republika.co.id, hingga pukul 09.50 WIB, korban masih berdatangan ke RS Tarakan menggunakan mobil ambulans. Ada juga korban yang mengalami pendarahan di kepala dibawa menggunakan sepeda motor.
Anies memastikan, semua pihak yang menjadi korban baik warga sipil, kepolisian, TNI, dan lainnya mendapatkan penanganan kesehatan hingga tuntas. Bagi yang memiliki BPJS Kesehatan, biaya pengobatan akan ditanggung BPJS.[DJ]





















