10
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Thursday, 18 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Anies dan Jihad Melawan Banjir Di DKI

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
29 April 2019
in Kolom
0
Menguji Janji Capres

Kok banjir lagi? Itulah Jakarta. Dari zaman kolonial ketika masih bernama Batavia, Jakarta sudah langganan banjir. Sebenarnya, bukan hanya Jakarta yang langganan banjir.. Banjir juga selalu menimpa kota-kota lain. Ada 20 kota di Indonesia yang berlangganan banjir. Diantaranya; Surabaya, Bandung, Medan, Samarinda, Makassar dan Sorong. Hanya saja, beritanya tak seheboh Jakarta.

Kenapa di Jakarta heboh? Karena Jakarta ibu kota. TV, koran, radio dan media online paling lengkap. Jumlah wartawannya juga paling banyak dan gesit. Apalagi tukang goreng beritanya di medsos, lincah dan militan. “Spirit rivalitas politik” di pilgub masa lalu masih ada yang secara rapi menyimpannya. Sesekali dikeluarkan kalau ada isu-isu tak sedap seperti banjir. Digoreng kemana-mana untuk sekedar memberi rasa kepuasan bagi “dendam”. Dinamika!

Lalu, apakah banjir di Jakarta dibiarkan saja? Tidak! Semua pemimpin Jakarta (Batavia), dari zaman Belanda hingga sekarang, secara estafet melakukan upaya pencegahan banjir. Ratusan tahun, kok belum teratasi?

Semua gubernur Jakarta telah berupaya. Sejak gubernur DKI pertama Soewirjo (1945), hingga Anies (2017-2022), semua bekerja keras untuk melawan banjir. Belum selesai? Iya! Bertahap diminimalisir.

BACA JUGA

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Berani untuk Bebas

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Kita lihat record banjir di Jakarta sejak lima tahun terakhir. Tahun 2014, banjir menggenangi 23 kecamatan selama 20 hari. 62.819 mengungsi, dan 23 meninggal. Tahun 2015, 38 kecamatan digenangi air selama 7 hari. Jumlah pengungsi 231.566. 5 orang meninggal. Tahun 2016, 25 kecamatan kena banjir selama dua hari. Sebanyak 70.218 orang mengungsi. Tak ada korban jiwa. Tahun 2017, ada 15 kecamatan tergenang banjir. 1.612 orang mengungsi. Dan 2 orang meninggal. Tahun 2018, 18 kelurahan (bukan kecamatan) tergenang air. 11.824 mengungsi. Tak ada korban jiwa. Dan tahun 2019 ini, banjir mampir lagi ke Jakarta (26/4/2019). Ada 16-17 titik. Kendati tak lama. 529 orang mengungsi dan 2 orang meninggal. Salah satunya karena sakit jantung. Bukan karena banjir dong? Lihat banjir, jantungan, lalu meninggal. Gitu aja kok repot!

Jumlah pengungsi, korban dan durasi waktu terus diminimalisir. Ini bagian dari kerja keras seluruh petugas di pemprov DKI dengan tujuh mobil pompa air yang dioperasikannya. Selain petugas, Anies juga mengerahkan walikota dan para lurah. Tak kalah penting adalah peran warga DKI yang semakin memiliki kesadaran untuk siap, sigap dan cepat antisipasinya menghadapi banjir.

Kesimpulannya, banjir di Jakarta memang bukan masalah sederhana. Kenapa? Pertama, banjir terjadi tidak hanya saat hujan, tapi dapat kiriman dari Bogor. Itu namanya “sedekah bencana” akibat hutan yang semakin gundul. Kedua, air laut posisinya lebih tinggi dari daratan Jakarta. Jadi, air kiriman itu tidak langsung bisa ke laut, tapi kadang “berdansa” dulu di Jakarta dan mampir ke rumah-rumah penduduk. Laut surut, air baru hijrah ke laut.

Jika gubernur sebelumnya punya program normalisasi sungai, maka Anies membuat langkah naturalisasi. 13 sungai dikembalikan “natural”-nya. Ditanam pepohonan di sepanjang sungai sebagai resapan. Itu yang pertama. Kedua, membuat drainase vertikal, sebagai tabungan air. Semua kantor milik Pemprov DKI sudah dibuatkan drainasenya. Dan perkantoran swasta digalakkan untuk mengikuti program ini. Targetnya ada 1,8 juta drainase. Ketiga, buat waduk di wilayah antara Jakarta dan Bogor. Tentu, bekerjasama dengan pemerintah pusat. Desember nanti akan selesai dua waduk. Keempat, buat jejaring sampah, agar banjir kiriman tak sekaligus mengekspor sampah ke Jakarta. Karenanya, harus ditahan.

Sebesar apa kesuksesan empat program Anies mengatasi banjir itu? Ada cukup waktu tiga tahun bagi Anies untuk menuntaskan empat program itu. Sabar! Diharapkan semua akan indah pada waktunya.

Tags: Anies BaswedanBanjirJihad
Share21Tweet11Send
Previous Post

Jumlah KPPS Wafat Bertambah Jadi 287 Orang

Next Post

AS: Kesepakatan Damai Afghanistan Tergantung pada Gencatan Senjata Taliban

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

0
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

0
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

17 June 2026
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

17 June 2026
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

17 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result