Jakarta, Gontornews — Sejumlah ulama dan aktivis yang tergabung dalam wadah Gerakan Indonesia Untuk Indonesia mengelar pertemuan pada Jum’at (8/6/2018) pagi di Hotel Sofyan Tebet, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan tersebut Gerakan Indonesia Untuk Indonesia membuat keputusan bulat untuk mendorong, mendukung Mantan Menteri Pendidikan Anies Rasyid Baswedan untuk maju sebagai Calon Presiden RI 2109-2024.
Hal itu dilakukan para deklarator setelah melalui kajian serius, sungguh-sungguh dan mendalam terhadap pribadi, track record baik integritas, kinerja dan elektabilitas Anies Baswedan dengan mempertimbangkan keadaan dan kebutuhan bangsa saat ini.
Menurut Koordinator deklarasi Ustadz Haikal Hasan mengatakan, Anies tak memiliki beban sejarah yang bisa menghambatnya untuk tampil di pilpres 2019. Integritas Anies, kata dia, dibuktikan dengan didapatnya opini WTP dari BPK beberapa bulan setelah memimpin DKI. Selain itu, Anies juga dikenal sebagai pejabat yang bersih, tak terlibat dalam praktek korupsi yang menjadikannya tak mudah disandera oleh kepentingan siapapun
Adapun komitmen kebangsaan dan kerakyatan ditunjukkan Anies dengan menginisiasi Indonesia mengajar, menghentikan proyek reklamasi untuk menjaga serta menyelamatkan kedaulatan negara dari kepentingan Asing dan Aseng, dan keberpihakannya kepada rakyat kecil seperti nelayan, komunitas tukang becak, pedagang kaki lima dan pengendara motor di jalan Tamrin.
Ustadz Haikal menjelaskan, Anies adalah tokoh Indonesia untuk Indonesia. “Anies tak diragukan kapasitasnya sebagai satu dari 100 ilmuan dunia. Ia dijuluki sebagai the world class leader. Prestasinya menjadi Kemendikbud dengan gagasan dan program brilian yang tetap diteruskan oleh pejabat menteri setelahnya. Belum setahun sebagai gubernur DKI Anies telah mampu membuktikan sejumlah prestasinya,” tuturnya.
Dari sisi elektabilitas beberapa lembaga survei, jelas dia, Anies adalah yang paling berpotensi untuk melawan dan mengalahkan incumbent di pilpres 2019.
Mantan Mendikbud era Jokowi itu merupakan seorang tokoh yang diterima dunia karena wawasan dan jaringan internasionalnya, selain kemampuan komunikasi globalnya.
“Ini penting untuk membawa Indonesia mampu berperan aktif dan bermartabat di mata dunia. Sejumlah syarat tersebut tidak kita temukan secara lengkap dan sempurna pada tokoh dan bakal calon yang lain. Karena itu, kami punya tekad bulat, kuat dan sungguh-sungguh untuk mengikhtiarkan Anies menjadi Presiden Indonesia 2019-2024,” tandasnya.
Hadir dalam deklarasi Anies for Presiden Indonesia 2019-2024 Ustadz Fahmi Salim Zubair, K.H. Wahfiuddin, Dr Taufan Maulamin, Dr Lutfi Fathullah, Jeje Zainuddin, Ahmad Juwaini, mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi, Generasi Muda Pejuang Subuh, dan LSM. [Muhammad Khaerul Muttaqien]




















