Dubai, Gontornews — Kementerian Dalam Negeri Saudi pada hari Sabtu (21/8) melaporkan 15.900 kasus pelanggaran tempat tinggal, pekerjaan dan keamanan perbatasan di seluruh Kerajaan dalam satu pekan.
Arabnews.com merilis, razia keamanan bersama yang dilakukan pada 12-18 Agustus mengakibatkan penangkapan 5.436 orang yang melanggar sistem tempat tinggal, 9.075 pelanggar sistem keamanan perbatasan, dan 1.389 orang yang melanggar sistem perburuhan.
Kementerian menambahkan bahwa 454 orang juga ditangkap karena mencoba melintasi perbatasan secara ilegal, di antaranya 51 persen warga Ethiopia, 45 persen berkebangsaan Yaman, dan empat persen berkebangsaan lain.
Sementara itu, 23 orang ditangkap karena mencoba keluar dari Kerajaan Saudi secara ilegal.
Lebih dari 8.000 ekspatriat pelanggar dideportasi, sementara delapan orang yang terlibat dalam pengangkutan dan penampungan mereka ditangkap.
Kementerian dalam negeri memperingatkan bahwa siapa pun yang memfasilitasi masuknya individu secara ilegal ke Kerajaan Saudi akan dihukum dengan hukuman hingga 15 tahun penjara dan denda hingga satu juta riyal. []


















