Jeddah, Gontornews — Lebih dari 150 orang dari berbagai negara sampai di Arab Saudi pada hari Sabtu (22/4). Mereka berhasil dievakuasi dari Sudan yang sedang dilanda pertempuran antara tentara dan paramiliter Negara tersebut.
Arabnews.com melansir, sejumlah negara mengatakan mereka sedang mempersiapkan kemungkinan evakuasi lebih dari ribuan warga negara, meskipun bandara utama Sudan tetap ditutup.
Ketika pasukan angkatan laut Kerajaan mengangkut warga sipil, termasuk diplomat dan pejabat internasional, melintasi Laut Merah dari Port Sudan ke Jeddah, pertempuran kembali terjadi di ibukota Sudan, Khartoum, setelah gencatan senjata sementara pada hari Jumat, hari pertama Idul Fitri.
Pertempuran telah menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka sementara yang selamat menghadapi kesulitan listrik dan makanan.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menjamin “kedatangan yang aman” kepada 91 warganya bersama dengan warga negara dari Kuwait, Qatar, UEA, Mesir, Tunisia, Pakistan, India, Bulgaria, Bangladesh, Filipina, Kanada, dan Burkina Faso.
Menurut Kementerian, para diplomat dan pejabat internasional termasuk di antara mereka yang tiba dalam operasi evakuasi yang dilakukan oleh Angkatan Laut Kerajaan Saudi dengan dukungan berbagai bagian angkatan bersenjata.
Presiden AS Joe Biden berterima kasih kepada Kerajaan Saudi, Djibouti, dan Ethiopia karena telah memfasilitasi rencana untuk mengeluarkan personel AS dari Khartoum.
“Saya berterima kasih kepada Djibouti, Ethiopia, dan Arab Saudi, yang sangat penting bagi keberhasilan operasi kami,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, menyerukan gencatan senjata untuk memungkinkan “akses kemanusiaan tanpa hambatan, dan menghormati keinginan rakyat Sudan.”
Kementerian Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kerajaan bekerja untuk menyediakan semua kebutuhan dasar warga negara asing dalam persiapan keberangkatan mereka ke negara mereka.”
“Kapal evakuasi pertama dari Sudan telah tiba, membawa 50 warga (Saudi) dan sejumlah warga negara dari negara sahabat,” kata televisi resmi Al-Ekhbariyah.
Kapal pertama berlabuh di pelabuhan Laut Merah Jeddah. Sedangkan empat kapal lainnya yang membawa 108 orang dari 11 negara berbeda diperkirakan tiba kemudian dari Sudan, kata televisi itu.
Mereka yang telah tiba di Jeddah termasuk awak pesawat penumpang Saudi yang terkena tembakan saat bersiap lepas landas dari Khartoum pada awal pertempuran pada 15 April, menurut TV pemerintah Saudi. []


















