pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 30 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

Arti Penting Makna Ukhuwwah

Dr Syamsuddin Arif, Cendekiawan Muslim

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
3 May 2022
in Wawancara
0
Foto: youtube

Hari ini, penyebutan istilah Ukhuwwah menjadi pernyataan yang sangat mudah dilontarkan namun sulit dilaksanakan. Hampir semua organisasi, kelompok maupun individu beramai-ramai memproklamirkan persatuan dengan alasan-alasan dan tujuan spesifik. Meski demikian, bukan berarti ukhuwwah tidak bisa diwujudkan.

Cendekiawan Muslim, Dr Syamsuddin Arief, mendefinisikan ukhuwwah Islamiyah sebagai persaudaraan Islam atau solidaritas atau kesolidan umat Islam sebagai satu entitas sosial dan politik, baik lokal maupun internasional.

β€œPersaudaraan atas dasar agama dan iman ini lebih kuat dan lebih penting dari persaudaraan semu atas dasar keturunan, suku bangsa dan sebagainya,” ucap alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor dan Majelis Al-Qurra’ wal Huffazh, Tuju-Tuju, Kajuara, Bone, Sulawesi Selatan.

Wartawan Majalah Gontor, Mohamad Deny Irawan, berhasil mewawancarai alumnus Johann Wolfgang Goethe-UniversitΓ€t Frankfurt, Jerman, tersebut mengenai urgensi ukhuwwah Islamiyah. Berikut petikannya:

BACA JUGA

Belajar Jadi Pengusaha Teladan dan Bermanfaat bagi Umat

Abad Kedua Gontor Dimulai Hari Ini!

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan Β 

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Ekopesantren: Gagasan Merancang Pesantren RamahΒ Lingkungan

Apa yang Anda pahami tentang ukhuwwah Islamiyah?

Ukhuwwah Islamiyah artinya persaudaraan Islam. Bahasa kerennya solidaritas atau kesolidan umat Islam sebagai satu entitas sosial dan politik baik lokal maupun internasional. Ukhuwah Islamiyah dalilnya ada di dalam al-Qur’an dan hadis shahih. Firman Allah dalam surat al-Hujurat ayat 10: Innama’l-mu’minuna ikhwatun yang artinya semua orang mukmin itu bersaudara. Dan hadis riwayat al-Bukhari: al-muslim akhu’l-muslim yang artinya orang Islam adalah saudara bagi orang Islam. Maka persaudaraan atas dasar agama dan iman ini lebih kuat dan lebih penting dari persaudaraan semu atas dasar keturunan, suku bangsa dan sebagainya.

Apa tantangan umat Muslim di Indonesia hari ini?

Dari dulu sampai hari ini tantangan kita adalah perbedaan yang cenderung dan sering mengarah kepada perpecahan. Padahal kalau kita baca al-Qur’an jelas dikatakan bahwa perbedaan itu tak dapat dihindari, bahwa kita berbeda suku, berbeda bahasa, berbeda budaya, dan berbeda organisasi itu lumrah. Pun sesama umat Islam kita berbeda madzhab, berbeda manhaj, berbeda tarekat, itu juga bukan masalah. Yang masalah itu bila kita berpecah menjadi kelompok-kelompok yang saling membuli, saling menghujat, dan terkesan saling memusuhi. Namun itulah yang terjadi di negeri kita. Umat Islam bukan hanya ber-ikhtilaf tapi sudah ber-tafarruq. Bukan sekadar berbeda, tetapi sudah berpecah-belah. Padahal sama-sama berdakwah dan berjuang untuk menegakkan syiar Islam, hanya saja lewat organisasi dan dengan cara yang berbeda-beda. Kita lakukan yang Allah larang: la yaskhar qaumun min qaumin (jangan saling mengejek), la tanabazu bil alqab (jangan saling memberi julukan), la yaghtab baβ€˜dhukum baβ€˜dhan (jangan saling menggunjing).

Apa saja hal-hal yang dapat memperkuat ukhuwwah antara Muslim?

Pertama, yang mesti dilakukan silaturahim antara sesama tokoh, kelompok dan organisasi Islam secara periodik dan intensif. Hal ini penting dilakukan untuk β€œmendekatkan yang jauh” dan β€œmenjernihkan yang keruh”. Kalau bahasa al-Qur’an itu untuk tabayyun atau klarifikasi, apalagi jika beredar berita-berita negatif simpang-siur di media sosial atau muncul isu yang mungkin sengaja β€˜digoreng’ oleh pihak-pihak tertentu untuk mengadu-domba antarkelompok umat Islam. Kedua, semua kelompok umat Islam mesti mengedepankan husnu’z-zhann atau positive thinking daripada negative thinking atau su’u’z-zhann. Jangan tergesa-gesa menilai atau memvonis sesama Muslim atas dasar buruk sangka. Sebagaimana Allah ingatkan: ya ayyuhal-ladzina amanu ijtanibu katsiran mina’z-zhann, yang artinya β€œWahai orang-orang yang beriman hindari banyak sangka.” Ketiga, kita mesti berhenti melihat orang Islam yang berbeda paham dan kelompok sebagai lawan apalagi musuh. Kita harus mengamalkan hadis Rasulullah yang menyuruh kita untuk saling mendukung dan saling menguatkan: yasyuddu baβ€˜dhuhum baβ€˜dhan. Juga mengamalkan firman Allah agar kita menjadi teman, rekan, mitra, sekutu bagi dan pelindung kepada sesama orang beriman: wal mu’minun baβ€˜dhuhum awliya’u baβ€˜dhin. Serta welas asih kepada saudara seiman dan tegas kepada orang kafir: asyidda’ β€˜alal kuffar ruhama’ bainahum. Jangan malah sebaliknya: asyidda’ β€˜alal-mu’minin ruhama’ bainal kuffar!

Bagaimana cara menanamkan nilai-nilai ukhuwwah di masyarakat?

Masalah yang kita hadapi sebenarnya juga dihadapi oleh negara-negara Eropa dan Amerika yang penduduknya terdiri dari berbagai suku bangsa alias multietnik, multiras, dan multikultural. Mereka menyebutnya problem integrasi. Yakni bagaimana menanamkan rasa persatuan sebagai satu bangsa (one nation) di kalangan warga pendatang atau imigran dari negara lain. Kalau di Inggris kan banyak warga keturunan Pakistan dan India. Di Jerman dan Swiss banyak dari Turki. Di Prancis banyak dari Maroko dan Aljazair seperti Zinedine Zidane itu. Pemerintah di sana menyadari bahwa norma-norma agama dan budaya yang dianut sebagian warganya itu seringkali berseberangan bahkan berbenturan dengan nilai-nilai budaya Barat yang cenderung sekularistik dan materialistik. Lalu Bagaimana caranya agar mereka bisa berintegrasi tanpa melunturkan komitmen primordial masing-masing? Pendekatan yang mereka gunakan yaitu merangkul, bukan memukul. Persuasif bukan agresif. Ada tiga prinsip yang mereka ajarkan dalam memupuk kerukunan melalui dialog. Pertama, jangan β€˜sok tahu’ akan pandangan orang lain atau mengguruinya. Bersedialah untuk mendengarkan daripada ingin didengarkan. Kedua, jangan merasa diri dan kelompok Anda lebih tinggi atau lebih baik dari kelompok lain. Perasaan sepihak tersebut biasanya akan mencederai dialog antara berbagai pihak. Ketiga, menguatkan dan melebarkan perasaan β€œkita” daripada perasaan β€œkami”. Istilahnya dalam bahasa Inggris: creating a bigger β€œus”. Dalam konteks umat Islam, ini berarti memupuk kesadaran β€œummatan wahidah” sedalam-dalamnya di lubuk hati dan akal pikiran setiap orang Islam.

Apakah perbedaan paham menjadi penghalang ukhuwwah di antara Muslim?

Memang benar, perbedaan paham dan pikiran itu bisa menjadi pengganjal ukhuwwah. Apalagi jika perbedaan tersebut disalahpahami sebagai perbedaan kontradiktif (ikhtilaf tanaqudh) bukan perbedaan variatif (ikhtilaf tanawwuβ€˜). Di sinilah pentingnya kita memilah mana perkara yang fundamental dan mana perkara yang trivial. Yang fundamental itu perkara-perkara akidah ushuliyah, sementara yang trivial itu masalah-masalah khilafiyah furuβ€˜iyah. Kalau masalah akidah itu berimplikasi kufur atau murtad, keluar dari iman Islam. Adapun masalah furu’iyah seperti perbedaan pendapat mengenai bilangan shalat tarawih, penentuan awal dan akhir bulan Ramadhan, dan sebagainya, itu bukan soal haq atau batil yang berimplikasi kufur, akan tetapi hanya persoalan shawab atau khatha’ yang pelakunya tetap dalam pangkuan Islam. Maka menyikapi perbedaan yang demikian itu tidak boleh dan tidak perlu dengan keras. Kalau kata orang Betawi, kage perlu ngotot, nyolot atau mlotot. Ibarat pisang, meskipun bermacam-macam bentuk, rupa, warna dan rasanya –pisang tanduk, pisang raja, pisang ambon, pisang mas– semuanya pisang juga. Tentu pisang tidak sama dengan kelapa, anggur atau salak, walau sama-sama disebut buah-buahan. Begitulah perumpamaan berbagai madzhab dan kelompok umat Islam –semuanya Muslim juga. Tentu tidak sama dengan Yahudi, Nasrani, Majusi dan lain-lain, walau sama-sama dianggap sebagai umat beragama, karena aqidahnya memang berbeda.

Mengapa saat ini upaya memecah belah masyarakat sering terjadi?

Dari dulu selalu ada orang-orang yang mengaku Islam tapi ucapan dan perbuatannya menunjukkan kebencian terhadap Islam dan orang Islam. Pada zaman Nabi pun orang-orang semacam itu sudah ada dan jumlahnya juga tidak sedikit. Dalam al-Qur’an ada satu surat diberi nama al-Munafiqun. Mereka itulah musuh dalam selimut umat Islam. Kerjanya merongrong dan melemahkan umat Islam. Bersekutu dengan musuh-musuh Islam dan berkhianat atas kepercayaan umat Islam kepadanya. Mereka menjadi agen-agen pemecah-belah umat Islam, agar sesama orang Islam saling menyikut dan menyikat, menindas dan menggilas. Jika berbagai kelompok umat sudah saling curiga dan saling tak percaya, niscaya mudah bagi pihak lain untuk menguasai.

Apa saja hal-hal yang dapat merusak keharmonisan masyarakat?

Sebenarnya kekompakan dan keharmonisan bisa dijaga kalau kita mengamalkan apa yang difirmankan Allah di dalam surat al-Hujurat itu dan mempraktikkan hadis-hadis Rasulullah yang sudah lama kita hafalkan sejak kecil. Jangan mudah percaya kepada berita atau informasi yang belum pasti kebenarannya, apalagi jika sumbernya orang fasik. Selalu berusaha mendamaikan dan memperbaiki (ishlah) hubungan antara kelompok yang bertikai. Jangan memperlakukan sesama Mukmin sebagai musuh. Jangan suka mengolok-olok. Jangan mudah terpancing oleh provokasi orang-orang yang sengaja ingin memicu konflik dengan menebar prasangka dan hoaks. Jangan mencari-cari kesalahan (tajassus) untuk tujuan menjatuhkan. Jangan membongkar serta membeberkan keburukan pihak lain (ghibah). Dan hadis Rasulullah agar jangan saling mendengki (la tahasadu), jangan saling menipu (la tanajasyu), jangan saling membenci (la tabaghadhu), jangan saling membelakangi (la tadabaru), jangan menganiaya sesama Muslim (la yazhlimhu), jangan bersikap masa bodoh (la yakhdzulhu) dan jangan menghina (la yahqirhu). Bila pesan-pesan ini kita taati maka saya yakin -insya Allah- keharmonisan akan terjaga.[]

Tags: Dr Syamsuddin ArifUkhuwah
Share45Tweet28Send
Previous Post

Inggris: Kemampuan Militer Rusia Sekarang ‘Secara Signifikan Lebih Lemah’

Next Post

Menghidupkan Ukhuwah Islamiyah yang Sedang Sekarat

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

0
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

0
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

0
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

0
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

0
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

29 August 2026
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

29 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

29 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result