Jakarta, Gontornews- Bank Muamalat Indonesia dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) bekerjasama melakukan sindikasi pembiayaan untuk pembangunan Jalan Tol Soreang-Pasir Koja (Soroja) dengan total plafon pembiayaan sejumlah Rp 834 Miliar.
Bank Muamalat Indonesia bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Tengah Unit Usaha Syariah (UUS) bertindak sebagai Mandated Lead Arranger (MLA). Kerja sama sindikasi tersebut menggunakan skema murabahah dengan tenor selama 14 tahun. Demikian kata Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia Endy Abdurrahman dalam keterangan tertulis, Jumat (23/09/2016).
Pembiayaan sindikasi ini pertama kali dilakukan perbankan syariah dalam membiayai proyek infrastruktur. “Selain mempunyai prospek ekonomi potensial di Indonesia, investasi pembangunan jalan tol menjadi bagian dari agenda prioritas pemerintah yaitu untuk mendukung konektivitas,”katanya.
Lanjut dia menjelaskan saat ini, progres pembangunan proyek jalan tol telah sampai pada proses pembebasan lahan sebesar 96 persen dan proses pembangunan fisik sebesar 40 persen. Pembangunan proyek Jalan Tol Soroja dilakukan oleh perusahaan korsorsium dari PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ). (Muhammad Khaerul Muttaqien)





















