Cox’s Bazar, Gontornews — Batalion Bangladesh, Rapid Action Battalion (RAB), berhasil menggagalkan perdagangan manusia yang melibatkan 10 pengungsi Rohingya di Teknaf, Cox’s Bazar, Bangladesh, Jum’at (30/11). RAB berhasil menggagalkan aksi tersebut di saat mereka tengah bersiap untuk berangkat ke Malaysia secara ilegal melalui jalur laut.
Kespuluh pengungsi Rohingya yang tertangkap pada operas ini yaitu: Ziaur Rahman (30), Jaber Alam (35), Rashid Ullah (30), Nurul Alam (28), Rojina (25), Jannat Ara (27) Julekha Begum (20), Mosaddeka (25), Setera Begu (22) dan Sadika (20).
“Berdasarkan informasi yang kami terima, kami lantas melakukan penindakan setelah mengetahui beberapa pengungsi Rohingya yang mencoba berangkat ke Malaysia secara ilegal melalui laut dari Shahporir Dewip Teknaf,” kata Komandan Kompi Teknaf, Letnan Mirza Shahed Mahtab sebagaimana dilansir Dhaka Tribune.
Lebih lanjut, Letnan Mirza melanjutkan bahwa para pengungsi diamankan dari kediaman seorang bernama Abdur Rahman di Majerpara Shahporir Dwip di Teknaf upazila.
“Pada saat itu, kami menahan pemilik rumah dan telah kami tetapkan sebagai tersangka atas keterlibatannya dalam perkara human traficking,” tandas Letnan Mirza. [Mohamad Deny Irawan]
























