Singapura, Gontornews — Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengapresiasi langkah Singapura dalam membantu penyelesaian skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Menurutnya, sejumlah transaksi keuangan dan kasus pencucian uang terkait 1MDB banyak terjadi di Singapura.
“Beberapa orang membawa uang miliki 1MDB ke Singapura, mereka membayarkan uang-uang yang berhasil mereka curi,” kata Dr Mahathir di sela-sela pertemuan KTT ASEAN ke-33 di Singapura, 13-15 November 2018.
“Singapura mengambil tindakan untuk menangkap sekaligus menuntut mereka. Singapura juga mengembalikan semua uang yang dicuri kepada kami. Itulah kerjasama yang kami hargai,” tambah Mahathir sebagaimana dilansir New Strait Times.
Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) telah menutup dua bank swasta serta mendenda 8 bank sebanyak hampir 30 Juta Dollar AS, atau setara dengan 443 Miliar Rupiah, atas pelanggaran yang terkait dengan skandal yang menggegerkan Malaysia tersebut.
Tidak hanya itu, pengadilan Singapura juga memutusukan pengembalian uang sebesar 15 Juta Dollar AS, atau setara dengan 221 Miliar Rupiah, kepada Malaysia karena terkait erat dengan penyelewengan dana 1MDB.
Di sisi lain, kedua negara tengah menjajaki peluang pembangunan jembatan di Penang dan Singapura. Mahathir berdalih bahwa alur lalu lintas antara Johor dan Singapura sudah semakin padat.
“Kami berharap dapat memiliki jembatan langsung dimana setengah jembatan berada di wilayah Singapura dan setengah jembatan lainnya berada di Malaysi,”
“Tetapi jika tidak mungkin, tentu saja Malaysia akan tetap melanjutkan rencana tersebut dengan caranya sendiri,” pungkas Mahathir. [Mohamad Deny Irawan]























