pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 22 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Cahaya

Barokah Kebersamaan

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
5 January 2017
in Cahaya
0

Oleh KH Hasan Abdullah Sahal

Pimpinan Pondok Modern Gontor

 

Gontor itu dulu lam yakun syaian madzkuuraa.  Dulu kita tidak diakui namun sekarang sudah seperti ini. Ini adalah hasil proses, dan barokah dari kebersamaan. Sepuluh tahun pertama, 10 tahun kedua sampai 10 tahun kesembilan semuanya saling berkaitan.

BACA JUGA

Taujih Tarhib Ramadhan

Pondasi Kemenangan

ADAB

Karakter Munafik, Waspadalah!

Metro TV, Mau Ke Mana?

Selama 90 tahun pondok ini berdiri di atas dan untuk semua golongan. Sampai kapanpun Gontor tetap swasta, tidak dibawahi oleh siapapun. Gontor tidak dibawahi DPR, MPR, Presiden, Menteri, dan lain-lain walaupun mereka memberi sumbangan. Prinsip Gontor adalah “Di atas hanya Allah, di bawah hanya tanah”. Ini prinsip yang berlaku sampai hari kiamat.

Sistem pendidikan di pondok ini adalah Kulliyatu-l-mu’allimin Al-Islamiyyah, anak-anak diajarkan untuk menjadi muta’allim di satu sisi, dan mu’alim di sisi lainnya. Meskipun sudah menjadi guru, seumur hidup tetap muta’allim kepada Allah. Apa maskudnya? Maksudnya adalah hendaknya kita menuntut ilmu yang tak ada habisnya dari Allah yang Mahahidup, dan Maha Memberi Hidup, muta’allim abadan selamanya menjadi “murid” dari Allah SWT.

Anak-anak tidak hanya diajar tapi juga dididik di berbagai sisi kehidupan. Mereka dididik bahwa hidup untuk amanat, sakral, suci, muqaddas, dalam ibadah khidmat, berbakti pada Allah, kerja keras Dzahiran wa Bathinan, mujahdah lahiriyah dan bathiniyah. Seorang santri hendaknya jangan sampai terjerumus ke dalam kemaksiatan. Jangan sampai tertipu dengan hingar-bingar dunia! Sebagaimana yang tertera dalam al-Qur’an;

وَمَا الحيَاَةُ الدُنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الغُرُوْرِ

“Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”(Ali Imran:185)

فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۖ وَلاَ يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ

“Janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (setan) memperdayakan kamu dalam (menaati) Allah.”(Luqman:33)

Pondok mendidik anak-anaknya bukan hanya untuk menjadi Mu’allimu-l qoum tapi juga menjadi  Mundziru-l-qoum.

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً فَلَوْلا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ

“Tidak sepatutnya bagi Mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya”(at-Taubah:122).

Maka jadilah pemimpin-pemimpin yang baik, yang mendidik pemimpin-pemimpin lainnya. Jika menjadi wakil rakyat jadilah wakil rakyat yang mendidik wakil rakyat-wakil rakyat lainnya, jika menjadi pengusaha, jadilah pengusaha-yang mendidik pengusaha-pengusaha lainnya. Jika tidak begitu negara ini akan rusak, rusaknya negara karena rusaknya presiden-presiden. Jadilah presiden-presiden yang baik yang mendidik presiden-presiden yang lain. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang cakap mengajar, dan guru yang baik adalah guru yang cakap memimpin.

Suatu kesyukuran bahwa di Indonesia masih ada lembaga pendidikan pesantren. Dan Pondok kita masih pada paket-paketnya sampai sekarang. Itu semuanya adalah paket-paket pendidikan kehidupan yang dibuat oleh pimpinan pondok beserta pembantu-pembantunya sejak 1926. Sejak itu pula pondok tetap mandiri, sampai makan, dan minumnya tidak ada intervensi dari luar.

Kehidupan di pondok ini adalah paket pendidikan kehidupan, konsep kehidupan yang telah dirancang oleh Trimurti. Tidak boleh ada intervensi dari pihak luar yang mengganggu Gontor dari relnya, intervensi adalah suatu bentuk kezaliman. Untuk itu Gontor tidak berpolitik, tidak di bawah organisasi politik, Gontor bukan ormas, dan bukan bagian dari ormas. Pondok ini lembaga pendidikan bukan lembaga pergerakan. Alhamdulillah pondok in tidak terganggu oleh apapun dari luar.

Memang, saat ini dunia sedang tidak beres. Yang membuat dunia ini tidak beres adalah ananiyah (egoisme) merasa paling sanggup, merasa paling pintar, terpilih, terbaik, dan ter-ter lainnya. Ananiy itu bermacam-macam, Ananiy dalam kekuasaan contohnya Fir’aun, Namrud Ananiy dalam kekayaan contohnya Qarun.

Awal dari egoisme adalah kata-kata, “milikmu ya milikmu, milikku ya milikku. Pada akhirnya mereka akan berkata, “milikmu milikku juga”, “milikku ya milikku”. “Aku paling….”, “aku adalah…”, “aku kan…..”, “statusku…”, “nasabku….”, “hartaku”, “tahtaku”, “titleku”, “mauku”, “cita-citaku”, “ambisiku”.  Seakan dia yang paling benar, dia yang puya segalanya. Padahal semua yang kita dapatkan, termasuk diri kita sendiri, hanyalah milik Allah.

قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لله رَبِّ العَالمِيْنَ

“Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam” (Al-an’am : 162)

Di antara nilai-nilai yang tidak boleh berubah adalah Panca Jiwa. Panca Jiwa kita yang pertama adalah keikhlasan. Di Gontor tidak ada pikiran, saya dapat apa? Saya dapat berapa? Berapa imbalan saya? Tidak ada cari gaji, cari muka, karena apa yang kita lakukan di pondok ini adalah Ibadah, masak ibadah cari pengakuan. Yang didapat di Gontor ini adalah barokah bukan imbalan, barokah organisasi, barokah kebersamaan, barokah pengorbanan dan sebagainya.

Salah satu bentuk kesyukuran, santri di Gontor ini bergairah dalam setiap kegiatan. Ini karena mereka memiliki sense of belonging (rasa kepemilikan). Hal ini terlihat ketika anak-anak diajak bermain futsal dengan wali kelas bergairah, dalam pramuka bergairah, jaga malam bergairah, dalam kegiatan apapun bergairah, sehingga pondok menjadi dinamis.

Untuk menumbuhkan gairah itu, pengasuh dan para pembantunya berkolaborasi dengan para santri, bekerjasama, membaur tidak hanya memerintah, tapi juga ikut berpartisipasi.  Bakat-bakat dan minat anak dieksplorasi disertai dengan kecukupan fasilitas. Anak-anak juga tinggal dengan suasana yang enak, sehingga mereka bekerja dengan enak. Tapi jangan seperti pelawak, menyenangkan orang lain tapi dirinya sendiri tidak senang. Anak-anak kita buat bangga dengan adanya nilai plus, hal-hal yang bisa dibanggakan, seperti kunjungan presiden misalnya. Ini semua bisa tercapai dengan sakralisasi, tauhid mutlak, ikhlas mutlak, Pondok konsisten dengan kepesantrenan dan konsisten dengan kemodernan.

 

 

Tags: Barokah kebersamaanPanca Jiwa
Share36Tweet22Send
Previous Post

Pemimpin dalam Perspektif Hadis

Next Post

2030, Jakarta (Bisa) Tenggelam!

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

16 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

0
haul alm kh helmy abdul mubin

Haul Perdana KH Helmy Abdul Mubin, Momentum Teladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

0
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

0
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

0
Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

0
haul alm kh helmy abdul mubin

Haul Perdana KH Helmy Abdul Mubin, Momentum Teladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

22 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Santriwati Gontor Putri Kampus 4 Kediri Peringati HUT RI Ke-81 dengan Tertib dan Semangat

Santriwati Gontor Putri Kampus 4 Kediri Peringati HUT RI Ke-81 dengan Tertib dan Semangat

20 August 2026
Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

20 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result