pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 22 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

2030, Jakarta (Bisa) Tenggelam!

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
6 January 2017
in Sains
0

Oleh Dedi Junaedi

Jakarta akan tenggelam pada 2030. Saya, Anda, dan kita semua tentu saja kaget mendengarnya. Tapi, benarkah prediksi ini? Begitulah informasi dan analisis yang berkembang.
Tak kurang dari Presiden Jokowi sendiri yang mengungkapkannya. Dalam forum resmi, Rapat Kabinet Terbatas di Istana Negara Jakarta pada Rabu terakhir April 2016, Presiden RI ke-7 ini menyampaikan bahwa akibat penurunan permukaan tanah dan naiknya muka laut, Jakarta diperkirakan akan tenggelam tahun 2030.
Ihwal ramalan Jakarta akan tenggelam memang banyak versinya. Mulai dari mitos ramalan Jayabaya hingga prediksi berdasarkan analisis ilmiah yang disampaikan kalangan peneliti dan akademisi. Jayabaya konon meramal bahwa Jawa, termasuk Jakarta di dalamnya, akan tenggelam 100 tahun setelah perang dunia.

Skenario 2050
Sementara itu, menurut analisis ilmiah, kalangan akademisi ada perbedaan mengenai tenggat waktunya. Oktober 2014, Chairul Tandjung (saat itu Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu II era Pemerintahan SBY-Budiono), pernah mengungkapkan perkiraan bahwa Jakarta akan tenggelan tahun 2050. Dia memakai analisis dari Tim Teknik Lingkungan UI.

Menurut Firdaus Ali, akademisi teknik lingkungan UI, permukaan tanah di Jakarta terus menurun tanpa bisa dikendalikan. Setiap tahun, permukaan tanah wilayah Jakarta menurun antara 18-26 cm. Pada saat yang sama, permukaan air laut Jakarta juga naik sebesar 5 sampai 8 mm per tahun akibat pemanasan global.

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Dari data itu, Firdaus Ali menghitung, dalam skenario pesimistis, pada 2050, kawasan Semanggi diprediksi akan menjadi bibir pantai Jakarta. Sementara, menurut skenario optimistis, bibir pantai Jakarta akan terbentuk di kawasan Harmoni. Skenario pesimistis adalah kondisi Jakarta tanpa ada usaha mengantisipasi penurunan permukaan tanah. Sedangkan skenario optimistis adalah perkiraan penurunan permukaan tanah dengan memperhitungkan sejumlah upaya antisipasinya.

Skenario 2030
Belakangan, muncul pandangan lain. Menurut analisis tim Balitbang PU, kemungkinan tenggelamnya Jakarta bisa lebih cepat, yakni 2030, seperti dikutip Presiden Jokowi. Analisis terbaru ini memprediksi dalam waktu jangka waktu 34 tahun ke depan wilayah Jakarta akan tenggelam. Prediksi terkahir ini mengacu pada asumsi penurunan permukaan tanah rata-rata 16 sentimeter (cm) per tahun. Pada periode 2007-2008 kecepatan penurunan permukaan tanah di Jakarta berada pada rentang 1 hingga 26 cm.

Pada 2008, ketinggian tanah di Monumen Nasional (Monas) hanya 4,9 meter di atas permukaan laut, sedangkan di daerah selatan mencapai 6,9 meter. Dengan asumsi laju penurunan tanah 16 cm per tahun, selama 34 tahun, pada 2050, semua wilayah Jakarta akan tenggelam.

Mengapa permukaan tanah menurun? Salah satu penyebabnya adalah penggunaan air tanah yang berlebihan. Penyedotan air tanah menyebabkan aliran air di bawah tanah kosong, dan akibatnya, tanah di atasnya pun turun.

Sedotan Air Tanah
Untuk diketahui, Jakarta –yang luasnya hanya 622 km2– dihuni oleh 12,5 juta jiwa. Mereka tentu membutuhkan air bersih yang banyak. Jika kebutuhan per orang adalah 150 liter per hari, maka Jakarta butuh pasokan air sebanyak 684,38 juta m3 per tahun. Sementara itu, kemampuan jangkauan pipa perusahaan air minum (PAM) baru menyentuh 54%. Masih ada sekitar 5,75 juta jiwa yang menggunakan air tanah.
Menurut analisis Institut Hijau Indonesia (IHI), penggunaan air bawah tanah di Jakarta memang sudah melampaui batas kewajaran. Pada 2010, IHI memperkirakan kelebihan penggunaan air bawah tanah di Jakarta sebesar 251,8 juta m3 per tahun. Padahal, batas amannya hanya 186,2 juta m3 per tahun, artinya akan ada kelebihan 66,6 juta m3 dalam satu tahun.
Kini, faktanya, PDAM hanya mampu memenuhi kebutuhan air penduduk Jakarta sebanyak 295,6 juta m3 per tahun. Artinya, baru bisa menjangkau 43,2% warga. Dengan demikian, maka potensi penyedotan air tanah oleh warga Jakarta minimal 388,78 juta m3. Tahun ini, air tanah Jakarta disedot 202,58 juta m3 lebih banyak dari batas amannya. Atau sekitar 304% lebih tinggi dari kondisi tahun 2010. Implikasinya, beban ruang kosong di bawah tanah sekarang menjadi tiga kali lebih besar dari kondisi enam tahun lalu.
Tekanan air tanah, tambah Direktur Eksekutif IHI, Slamet Daroyani, bisa diperparah oleh semakin banyaknya kawasan industri di Jakarta yang menggunakan air bawah tanah tanpa bisa dikontrol oleh pemerintah.

Wilayah Kutub Mencair
Ancaman tak kalah serius yang dapat menenggelamkan Jakarta adalah trend kenaikan permukaan laut. Menurut IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change), dalam 100 tahun terakhir telah terjadi peningkatan air laut setinggi 10-25 cm. Sementara, menurut Greenpeace, pada tahun 2100 akan terjadi peningkatan air laut setinggi 19-95 cm.

Bahkan, dunia kini khawatir dengan semakin banyaknya bongkahan es mencair di wilayah kutub. Tahun 2017, suhu di wilayah kutub bisa naik hingga 50o F (10o C). Bayangkan, apa yang terjadi jika bongkahan seluas 5 miliar m3 mencair.

Bila seluruh es Greenland saja mencair, bisa menaikkan permukaan air laut dunia hingga 6 meter. Padahal, untuk menenggelamkan seluruh Jakarta Utara dan sebagian Jakarta Pusat cukup dengan kenaikan permukaan laut 2-3 meter.

Maka, untuk memperlambat ancaman tenggelamnya Jakarta, harus diupayakan langkah meredam penggunaan air tanah berlebihan. Serta mencegah masuknya rob akibat kenaikan permukaan laut. Salah satunya mungkin dengan pembangunan tanggul laut atau proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Jika, tidak atau terlambat mengantisipasinya, Jakarta dapat tenggelam lebih cepat dari perkiraan.

Tags: 2030Jakarta (Bisa)Tenggelam!
Share18Tweet11Send
Previous Post

Barokah Kebersamaan

Next Post

Ledakan Mematikan Serang Izmir, Turki

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Alumni Gontor Raih β€˜Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih β€˜Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

16 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

0
haul alm kh helmy abdul mubin

Haul Perdana KH Helmy Abdul Mubin, Momentum Teladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

0
Alumni Gontor Raih β€˜Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih β€˜Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

0
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

0
Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

0
haul alm kh helmy abdul mubin

Haul Perdana KH Helmy Abdul Mubin, Momentum Teladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

22 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Santriwati Gontor Putri Kampus 4 Kediri Peringati HUT RI Ke-81 dengan Tertib dan Semangat

Santriwati Gontor Putri Kampus 4 Kediri Peringati HUT RI Ke-81 dengan Tertib dan Semangat

20 August 2026
Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

20 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result