pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Friday, 9 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

2030, Jakarta (Bisa) Tenggelam!

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
6 January 2017
in Sains
0

Oleh Dedi Junaedi

Jakarta akan tenggelam pada 2030. Saya, Anda, dan kita semua tentu saja kaget mendengarnya. Tapi, benarkah prediksi ini? Begitulah informasi dan analisis yang berkembang.
Tak kurang dari Presiden Jokowi sendiri yang mengungkapkannya. Dalam forum resmi, Rapat Kabinet Terbatas di Istana Negara Jakarta pada Rabu terakhir April 2016, Presiden RI ke-7 ini menyampaikan bahwa akibat penurunan permukaan tanah dan naiknya muka laut, Jakarta diperkirakan akan tenggelam tahun 2030.
Ihwal ramalan Jakarta akan tenggelam memang banyak versinya. Mulai dari mitos ramalan Jayabaya hingga prediksi berdasarkan analisis ilmiah yang disampaikan kalangan peneliti dan akademisi. Jayabaya konon meramal bahwa Jawa, termasuk Jakarta di dalamnya, akan tenggelam 100 tahun setelah perang dunia.

Skenario 2050
Sementara itu, menurut analisis ilmiah, kalangan akademisi ada perbedaan mengenai tenggat waktunya. Oktober 2014, Chairul Tandjung (saat itu Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu II era Pemerintahan SBY-Budiono), pernah mengungkapkan perkiraan bahwa Jakarta akan tenggelan tahun 2050. Dia memakai analisis dari Tim Teknik Lingkungan UI.

Menurut Firdaus Ali, akademisi teknik lingkungan UI, permukaan tanah di Jakarta terus menurun tanpa bisa dikendalikan. Setiap tahun, permukaan tanah wilayah Jakarta menurun antara 18-26 cm. Pada saat yang sama, permukaan air laut Jakarta juga naik sebesar 5 sampai 8 mm per tahun akibat pemanasan global.

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Dari data itu, Firdaus Ali menghitung, dalam skenario pesimistis, pada 2050, kawasan Semanggi diprediksi akan menjadi bibir pantai Jakarta. Sementara, menurut skenario optimistis, bibir pantai Jakarta akan terbentuk di kawasan Harmoni. Skenario pesimistis adalah kondisi Jakarta tanpa ada usaha mengantisipasi penurunan permukaan tanah. Sedangkan skenario optimistis adalah perkiraan penurunan permukaan tanah dengan memperhitungkan sejumlah upaya antisipasinya.

Skenario 2030
Belakangan, muncul pandangan lain. Menurut analisis tim Balitbang PU, kemungkinan tenggelamnya Jakarta bisa lebih cepat, yakni 2030, seperti dikutip Presiden Jokowi. Analisis terbaru ini memprediksi dalam waktu jangka waktu 34 tahun ke depan wilayah Jakarta akan tenggelam. Prediksi terkahir ini mengacu pada asumsi penurunan permukaan tanah rata-rata 16 sentimeter (cm) per tahun. Pada periode 2007-2008 kecepatan penurunan permukaan tanah di Jakarta berada pada rentang 1 hingga 26 cm.

Pada 2008, ketinggian tanah di Monumen Nasional (Monas) hanya 4,9 meter di atas permukaan laut, sedangkan di daerah selatan mencapai 6,9 meter. Dengan asumsi laju penurunan tanah 16 cm per tahun, selama 34 tahun, pada 2050, semua wilayah Jakarta akan tenggelam.

Mengapa permukaan tanah menurun? Salah satu penyebabnya adalah penggunaan air tanah yang berlebihan. Penyedotan air tanah menyebabkan aliran air di bawah tanah kosong, dan akibatnya, tanah di atasnya pun turun.

Sedotan Air Tanah
Untuk diketahui, Jakarta –yang luasnya hanya 622 km2– dihuni oleh 12,5 juta jiwa. Mereka tentu membutuhkan air bersih yang banyak. Jika kebutuhan per orang adalah 150 liter per hari, maka Jakarta butuh pasokan air sebanyak 684,38 juta m3 per tahun. Sementara itu, kemampuan jangkauan pipa perusahaan air minum (PAM) baru menyentuh 54%. Masih ada sekitar 5,75 juta jiwa yang menggunakan air tanah.
Menurut analisis Institut Hijau Indonesia (IHI), penggunaan air bawah tanah di Jakarta memang sudah melampaui batas kewajaran. Pada 2010, IHI memperkirakan kelebihan penggunaan air bawah tanah di Jakarta sebesar 251,8 juta m3 per tahun. Padahal, batas amannya hanya 186,2 juta m3 per tahun, artinya akan ada kelebihan 66,6 juta m3 dalam satu tahun.
Kini, faktanya, PDAM hanya mampu memenuhi kebutuhan air penduduk Jakarta sebanyak 295,6 juta m3 per tahun. Artinya, baru bisa menjangkau 43,2% warga. Dengan demikian, maka potensi penyedotan air tanah oleh warga Jakarta minimal 388,78 juta m3. Tahun ini, air tanah Jakarta disedot 202,58 juta m3 lebih banyak dari batas amannya. Atau sekitar 304% lebih tinggi dari kondisi tahun 2010. Implikasinya, beban ruang kosong di bawah tanah sekarang menjadi tiga kali lebih besar dari kondisi enam tahun lalu.
Tekanan air tanah, tambah Direktur Eksekutif IHI, Slamet Daroyani, bisa diperparah oleh semakin banyaknya kawasan industri di Jakarta yang menggunakan air bawah tanah tanpa bisa dikontrol oleh pemerintah.

Wilayah Kutub Mencair
Ancaman tak kalah serius yang dapat menenggelamkan Jakarta adalah trend kenaikan permukaan laut. Menurut IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change), dalam 100 tahun terakhir telah terjadi peningkatan air laut setinggi 10-25 cm. Sementara, menurut Greenpeace, pada tahun 2100 akan terjadi peningkatan air laut setinggi 19-95 cm.

Bahkan, dunia kini khawatir dengan semakin banyaknya bongkahan es mencair di wilayah kutub. Tahun 2017, suhu di wilayah kutub bisa naik hingga 50o F (10o C). Bayangkan, apa yang terjadi jika bongkahan seluas 5 miliar m3 mencair.

Bila seluruh es Greenland saja mencair, bisa menaikkan permukaan air laut dunia hingga 6 meter. Padahal, untuk menenggelamkan seluruh Jakarta Utara dan sebagian Jakarta Pusat cukup dengan kenaikan permukaan laut 2-3 meter.

Maka, untuk memperlambat ancaman tenggelamnya Jakarta, harus diupayakan langkah meredam penggunaan air tanah berlebihan. Serta mencegah masuknya rob akibat kenaikan permukaan laut. Salah satunya mungkin dengan pembangunan tanggul laut atau proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Jika, tidak atau terlambat mengantisipasinya, Jakarta dapat tenggelam lebih cepat dari perkiraan.

Tags: 2030Jakarta (Bisa)Tenggelam!
Share19Tweet12Send
Previous Post

Barokah Kebersamaan

Next Post

Ledakan Mematikan Serang Izmir, Turki

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

6 October 2026
Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

0
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

0
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

0
Pimpinan Gontor Resmikan Masjid Pesantren Baitussalam Gunungkidul

Pimpinan Gontor Resmikan Masjid Pesantren Baitussalam Gunungkidul

0
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

0
Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

Drama Contest PMDG Kampus 12 Siak: Santri Asah Keberanian dan Kemampuan Berbahasa Asing

8 October 2026
Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

Magnet Rezeki Center Undang Majalah Gontor Ikuti Seminar Hybrid Serentak di Beberapa Kota

8 October 2026
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Pimpinan Gontor Resmikan Masjid Pesantren Baitussalam Gunungkidul

Pimpinan Gontor Resmikan Masjid Pesantren Baitussalam Gunungkidul

8 October 2026
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

6 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result