Istanbul, Gontornews — Turki kembali diguncang bom. Kali ini sebuah ledakan terjadi di luar sebuah gedung pengadilan di kota Aegean, Izmir, menewaskan sedikitnya dua orang, termasuk seorang polisi, dan melukai beberapa orang lainnya. Demikian dikatakan gubernur Izmir.
Dua penyerang tewas dalam tembak-menembak dengan pasukan keamanan menyusul ledakan bom mobil. Polisi sedang mencari penyerang ketiga. Kantor berita Anadolu milik pemerintah mengatakan pada hari Kamis.
Gubernur Izmir, Erol Ayyildiz, mengatakan kepada wartawan bahwa seorang polisi dan seorang karyawan gedung pengadilan tewas dalam insiden itu.
Sedikitnya enam orang yang terluka dibawa ke rumah sakit di kota yang terletak di pantai barat Turki itu.
Para penyerang melakukan serangan itu setelah mereka berhenti di sebuah pos pemeriksaan di luar gedung pengadilan, gubernur menambahkan.
Kerusakan dilaporkan terjadi di sekitar area dekat salah satu pintu gerbang gedung pengadilan, di mana ledakan itu terjadi, kata media Turki.
Wakil Perdana Menteri Turki Veysi Kaynak mengatakan, serangan yang jauh lebih besar tampaknya sedang direncanakan, berdasarkan senjata yang ditemukan di tempat kejadian pengeboman.
“Berdasarkan persiapan, senjata, bom dan amunisi yang disita, dapat dipahami bahwa serangan besar sedang direncanakan,” kata Kaynak kepada wartawan.
Aljazeera dari Istanbul mengatakan, serangan terbaru ini menunjukkan bagaimana situasi keamanan di Turki saat ini.
“Sangat menarik bahwa ini terjadi tak lama setelah ada berita dari para pejabat bahwa setidaknya 20 orang telah ditahan sehubungan dengan serangan terhadap klub malam Reina pada Malam Tahun Baru,” katanya.
“Ada perburuan besar-besaran menyusul insiden tersebut.”
Seperti diketahui, seorang pria bersenjata menyerbu klub malam Reina, Istanbul, membunuh 39 orang saat perayaan Tahun Baru pada hari Ahad. [Rusdiono Mukri]





















