Jakarta, Gontornews– Bisa melanjutkan studi ke luar negeri merupakan impian sebagian pelajar Indonesia. Namun demikian, faktor ekonomi terkadang menjadi kendala. Jangan khawatir! Bagi yang terbentur biaya, tapi ada keinginan kuat untuk studi ke luar negeri, khususnya Jepang, Japan Scholarship Program (JSP) bisa jadi pilihan bagi Anda!
Ya. Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) melalui
Japan Scholarship Program (JSP) menawarkan beasiswa untuk program studi ekonomi, manajemen, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berbagai bidang terkait pembangunan lain, di sejumlah lembaga akademik yang ikut berpartisipasi.
JSP menawarkan 150 beasiswa pascasarjana untuk studi di Jepang selama satu tahun. Program beasiswa ini dipersilahkan bagi siapa saja yang telah diterima di program MA atau PhD pada universitas tertentu yang sudah diseleksi. Dari JSP ini fasilitas yang bisa diperoleh meliputi tunjangan bulanan, perumahan, buku, dan bahan pengajaran, asuransi kesehatan dan perjalanan.
Selain itu sarjana yang terlibat dalam penelitian diberikan bantuan khusus untuk persiapan tesis. Dalam kondisi tertentu beasiswa ini juga mencakup kursus komputer persiapan bahasa, dan kursus serupa lainnya. Bagi Anda yang berminat pendaftaran dibuka hingga 1 Desember 2019 mendatang. Sedangkan program studi yang bisa dipilih meliputi:
1. Administrasi Bisnis 2. Ekonomi 3. Geografi 4. Hukum 5. Sumber Daya Alam dan Manajemen Lingkungan 6. Rekayasa Kelautan dan Sumber Daya 7. Oseanografi 8. Studi Kepulauan Pasifik 9. Administrasi Publik 10. Sosiologi 11. Ilmu Tanaman Tropis dan Tanah 12. Perencanaan Kota dan Wilayah.
Adapun syarat-syarat yang ditentukan bagi calon peserta harus:
1. Berusia maksimal 35 tahun.
2. Memiliki kondisi kesehatan yang baik
3. Memiliki gelar sarjana atau yang setara.
4. Memiliki catatan akademik yang baik.
5. Memiliki pengalaman kerja profesional paling tidak dua tahun setelah lulus sarjana pada saat melamar.
6. Memiliki sertifikat bahasa dengan ketentuan 550 untuk TOEFL PBT, 213 untuk TOEF CBT, dan 79-80 untuk TOEFL iBT berbasi nternet, dan 6,5 untuk IELTS. Hasil tes tersebut keluar dalam dua tahun terakhir.
7. Setelah menamatkan studi di Jepang, penerima beasiswa diharapkan kembali ke negara asal untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial di negara masing-masing.
Selain itu pula ada beberapa informasi lain yang perlu diketahui calon peserta, yaitu proses dan prosedur pendaftaran, negara asal mahasiswa yang bisa mengikuti beasiswa, universitas yang berpartisipasi, syarat pendaftaran, dan lain-lain. Untuk keterangan lebih lanjut calon peserta bisa mengetahuinya langsung lewat https://www.adb.org/site/careers/ japan-scholarship-program/main.[]





















