Padang, Gontornews — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman menyatakan bahwa kualitas udara di Sumatera Barat hari ini (14/9) pada pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB akan sangat buruk.
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha di Padang, menjelaskan memburuknya kualitas udara di Sumbar pada malam nanti terjadi karena polusi cenderung lebih pekat karena atmosfer dalam keadaan stabil sehingga polutan terperangkap di permukaan.
“Sementara pada siang hari atmosfer tidak stabil sehingga dapat membawa polutan ke lapisan yang lebih tinggi,” jelasnya seperti yang dikutip Antara.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal buruk, ia menyarankan bagi warga di wilayah itu untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah khususnya pada malam hari.
“Namun jika memang terpaksa keluar dianjurkan untuk menggunakan masker, ” katanya.
Selain itu, ia juga menganjurkan untuk mengkonsumsi air putih dan buah-buahan yang banyak untuk menghindari dehidrasi, dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan.
“Saat ini jarak pandang di Sumbar hanya mencapai 5 sampai 7 kilometer saja, warga agar berhati-hati,” imbaunya.
Penyebaran asap yang bersumber dari Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara telah menyebar ke arah Timur Laut dan berdasarkan citra satelit Himawari-8 Rainfall Potensial pada hari ini, menunjukkan tidak terdapat potensi hujan di wilayah Sumbar.
Sementara itu, Analisa Parameter Cuaca potensi akan terjadi kemudahan kebakaran hutan atau lahan hingga tiga hari ke depan hampir di seluruh wilayah Sumbar yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Tanah Datar, Pasaman, Limapuluh Kota, Agam, Kabupaten Solok, Pariaman, Sawahlunto, Pesisir Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, dan Solok Selatan.[Devi Lusianawati]
Sumber foto : aceh.tribunnews.com






















