Ankara, Gontornews — Brunei Darussalam merayakan hari ulang tahun Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di kedutaan besarnya di Ankara pada 8 Agustus.
Kepemimpinan ASEAN, yang dirotasi setiap 6 bulan di antara negara-negara anggota, pindah dari Vietnam ke Brunei hingga akhir 2019.
“Turki memberi dukungan kuat pada visi ASEAN untuk perdamaian dan stabilitas regionalnya,” kata Mohammad Shafiee bin Haji Kassim, Duta Besar Brunei Darussalam untuk Turki, dikutip hurriyetdailynews.com.
Acara tersebut dihadiri oleh para duta besar negara-negara ASEAN di Ankara, dan bendera ASEAN dikibarkan di sebelah bendera Brunei di pintu masuk kedutaan.
Kassim merayakan peringatan 52 tahun pendirian ASEAN dan mengingatkan bahwa negaranya telah bergabung dengan ASEAN pada tahun 1984.
Ia juga menekankan prinsip-prinsip ASEAN “integritas wilayah, kesetaraan, identitas nasional, tidak terlibat dalam urusan internal, penyelesaian konflik secara damai dan kerjasama yang efektif”.
Mengacu pada kerjasama ASEAN-Turki, ia mengatakan meskipun ada penurunan volume perdagangan bilateral, namun di bidang pariwisata ada tren yang berkembang positif.
Saat ini ASEAN terdiri dari 10 negara: Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. ASEAN didirikan pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. [RM]





















